4 Filosofi Berlari Ala Sandiaga Uno

4 Filosofi Berlari Ala Sandiaga Uno ilustrasi foto: Twitter Sandiaga Salahuddin Uno

Covesia.com - Berlari ternyata tak sekedar gerak langkah mengayunkan kaki dalam ritme cepat. Banyak inspirasi dan nilai-nilai kehidupan yang terkandung dalam aktivitas satu ini.

Sandiaga Salahuddin Uno pengusaha, politikus, sekaligus pendiri komunitas Berlari Untuk Berbagi (BUB) mengatakan setidaknya ada 4 filosofi berlari dalam kehidupan.

Pertama, pemanasan. Sebelum berlari kita perlu stretching terlebih dahulu, kata Sandi. Berbagai manfaat diperoleh dari kegiatan pemanasan tersebut. Seperti mencegah terjadinya cedera. Otot yang sudah menjalani pemanasan akan lebih lentur dan halus. Dengan menjalani pemanasan akan meningkatkan sirkulasi darah.

Layaknya dalam kehidupan, kita perlu mempersiapkan segala sesuatunya dengan baik agar semua berjalan lancar. Agar tidak terjadi kemungkinan yang tidak diinginkan. Persiapan yang matang akan mendapatkan hasil yang maksimal. Setidaknya mengurangi resiko kegagalan.

Lebih lanjut, Sandi mengatakan bahwa filosofi lari yang kedua adalah kerja sama. Lari akan terasa lebih berat bila dilakukan sendiri. Sebenarnya dalam lomba lari misalnya orang tak bisa sendirian, ada teman-teman yang memotivasi, mereka mempunyai peran untuk si pelari setidaknya untuk membangkitkan semangat juang.

Begitupula dalam kehidupan, untuk mencapai tujuan mulia diperlukan kerja sama dan support berbagai pihak.

Ketiga, kecepatan. Kecepatan adalah unsur penting dalam berlari, ungkap pengusaha ini. Dalam kehidupan kita harus cepat dalam bertindak, bila sedikit saja lalai maka kesempatan bisa hilang begitu saja. Namun, suatu tindakan yang diambil tak boleh tergesa-gesa.

Terakhir, endurance atau nafas panjang. Bagian tersulit dalam berlari. Kenapa tidak, sangat penting bagi pelari mengatur ritme pernapasan dengan baik. Bila gegabah bisa tumbang di tengah jalan. Harus pandai-pandai mengatur satu hal ini.

Berhubung dengan kehidupan, bernafas panjang adalah bagaimana seseorang mampu mengatur ritme agar tak mudah menyerah ataupun malah memaksakan diri. Sama halnya bagaimana kita bisa mempertahankan prestasi terbaik kita saat berada di puncak kesuksesan, tutupnya.

4 filosofi lari dalam kehidupan yang disampaikan Sandiaga Uno tersebut mengantarkannya untuk mendirikan komunitas lari yang diberi nama Berlari Untuk Berbagi (BUB) pada 2009 silam.

Laila Marni

Laila Marni ( Mahasiswa Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Negeri Padang )

Berita Terkait

Baca Juga