Pesona Budaya Hoyak Tabuik Piaman 2018 Diawali dengan Prosesi "Maambiak Tanah"

Pesona Budaya Hoyak Tabuik Piaman 2018 Diawali dengan Prosesi Maambiak Tanah Pesona Budaya Hoyak Tabuik Piaman 2018 Diawali dengan Prosesi "Maambiak Tanah", Selasa (11/9/2018)

Covesia.com - Event Pesona Budaya Hoyak Tabuik Piaman 2018 diawali dengan ritual 'maambiak tanah' oleh tabuik Pasa dan tabuik Subarang.

"Tabuik Pasa Maambiak tanah ke Alai Galombang dan Tabuik Subarang ke Pauah," kata Tuo Tabuik Subarang, Nasrun Jon, Selasa (11/9/2018).

Ia mengatakan, prosesi maambiak tanah memiliki makna bahwa sejarah manusia dari tanah. Pengambilan tanah dimulai sebelum sholat magrib dan dilakukan di tepi sungai Pauah, Pariaman Tengah.

"Tanah yang diambil tidak sembarangan. Pasalnya, tanah yang diambil itu harus tanah liat karena mencerminkan kesucian manusia," jelasnya.

Selanjutnya, kata dia, prosesi maambiak tanah juga bermakna dan berkaitan erat dengan pengambilan jasad Husein, cucu Nabi Muhammad SAW pada masa lalu.

"Pengambilan tanah dianggap sebagai sebuah prosesi yang sakral sehingga mendapat perhatian masyarakat sekitar," katanya.

Seterusnya, kata dia, dahulunya prosesi pengambilan tanah dilakukan bersamaan dengan waktu sholat Maghrib. Namun pemuka masyarakat setempat sepakat untuk mengubah jadwal tersebut karena berbenturan dengan nilai-nilai keislaman.

"Pesta budaya tabuik merupakan kegiatan pariwisata, namun alangkah baiknya prosesi atau ritualnya tidak berbenturan dengan waktu sholat magrib," ujarnya.

Kemudian, kata dia, prosesi ritual kedua yaitu Maambiak Batang Pisang pada Sabtu 15 September 2018.

(ozi/don)

Berita Terkait

Baca Juga