Selamat Hari Musik Nasional 2018

Selamat Hari Musik Nasional 2018 WR. Supratman (foto: youtube)

Covesia.com - Setiap tanggal 9 Maret, di Indonesia merayakan Hari Musik Nasional. Tanggal 9 Maret dipilih karena bertepatan dengan tanggal lahir sang maestro sekaligus pencipta lagu Kebangsaan Indonesia Raya, WR Soepratman. 

Sebelumnya WR Soepratman telah dianugerahi sebagai Pahlawan Nasional, berkat karyanya yang menjadikan lagu kebangsaan itu. Beliau juga merupakan penggiat musik yang aktif dan merayakan hari musik di tanggal tersebut walau saat itu statusnya masih belum diresmikan pemerintah.

Peringatan Hari Musik Nasional bertujuan untuk menghargai para musisi sekaligus musik di Tanah Air. 

Di tahun 2003, desas-desus tentang akan diresmikannya hari Musik Nasional telah lama diperbincangkan. Rencana untuk menjadikan tanggal 9 Maret sebagai Hari Musik Nasional sendiri telah disusun sejak tahun 2003, di era pemerintahan Presiden Megawati Soekarno Putri atas usul dari Persatuan Artis Pencipta Lagu dan Penata Musik Rekaman Indonesia (PAPPRI).

Namun butuh waktu hampir satu dekade untuk membuat rancangan penetapan Hari Musik Nasional tersebut diresmikan. Hari Musik Nasional sendiri diresmikan pada tahun 2013 silam oleh Presiden ke-6 Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono dalam Keputusan Presiden Nomor 10 Tahun 2013.

Pada Keppres tersebut dijelaskan, musik sebagai salah satu ekspresi budaya yang universal dan mempresentasikan nilai kemanusiaan, serta bisa berperan serta dalam kemajuan pembangunan nasional.

Uniknya, penetapan Hari Musik Nasional ini sempat menimbulkan kontroversi. Sebab tanggal lahir WR Supratman diperdebatkan, berdasarkan penelusuran sejarah ada sebagian ahli yang menyatakan bahwa WR Supratman justru dilahirkan pada tanggal 19 Maret 1903 bukan pada tanggal 9 Maret 1903.

Terlepas dari kontroversi tersebut, tanggal 9 Maret telah resmi ditetapkan sebagai Hari Musik Nasional jadi lebih baik diperingati semaksimal mungkin bukan? 

Dengan diperingatinya Hari Musik Nasional setiap tahun, diharapkan masyarakat Indonesia bisa lebih menyukai dan mendukung karya-karya musisi lokal, termasuk warisan-warisan musik khas daerah.


(sea)

Berita Terkait

Baca Juga