Takjub Akan Wisata Jembatan Pelangi, Wabup Pessel Minta Pengelola Jaga Keamanan dan Kenyamanan

Takjub Akan Wisata Jembatan Pelangi Wabup Pessel Minta Pengelola Jaga Keamanan dan Kenyamanan Wakil Bupati Pessel, Rusma Yul Anwar bersama keluarga, kunjungi dan nikmati kawasan wisata baru di Kenagarian Salido Sari Bulan (Istimewa)

Covesia.com - Wakil Bupati Pesisir Selatan Rusma Yul Anwar takjub akan keindahan objek wisata Jembatan Pelangi di Nagari Salido Sari Bulan, Kecamatan IV Jurai, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat.

Melihat langsung keindahan objek wisata tersebut, Rusaman berpesan agar pengelola mampu menjaga keamanan dan kenyamanan pengunjung agar wisata jembatan pelangi ini selalu menjadi primadona dimata wisatawan.

"Kekompakan masyarakat dan pemerintah nagari adalah salah satu pondasi untuk kemajuan suatu nagari kita di Pessel ini, untuk itu menjaga keamanan dan kenyamanan pengunjung sangat diperlukan," katanya pada Covesia.com, Minggu (21/6/2020).

Sebelumnya diiketahui, kawasan objek wisata Jembatan Pelangi itu, merupakan salah satu objek wisata penyanggah, yang baru digagas atas kerjasama masyarakat setempat dan pihak pemerintahan nagari. 

Dimana, objek wisata itu memiliki beberapa tawaran dan daya tarik tersendiri bagi wisatawan lokal maupun dari luar daerah. 

Salah satu daya tarik yang sangat elok dikunjungi dan mesti diketahui oleh wisatawan lokal yaitu, kawasan tersebut memiliki tempat pemandian trowongan bersejarah, yang dibangun sejak zaman penjajahan Belanda. 

Selain adanya peninggalan bersejarah dikawasan itu, wisatawan juga akan disuguhkan dengan alam yang masih asri dengan hutan yang subur dan sungai besar yang memiliki air jernih dan bebetuan besar. 

Tidak hanya itu, disana juga ada jembatan yang diwarnai menyerupai warnah pelangi. Dan diatas jembatan itu, wisatawan bisa mendapatkan spot foto yang tak kalah menarik dengan kawasan wisata lain yang ada di Pessel. 

Setelah mengetahui bagus dan indahnya kawasan Jembatan Pelangi di Nagari Salido itu kata Wabup, dirinya bersama keluarganya sengaja menyempatkan diri dan datang langsung ke kawasan itu, sambil mengisi waktu libur keluarga. 

"Setahu saya kawasan ini memang memiliki potensi bagus, dan dulu juga dijadikan objek wisata pemandian, tapi tidak terlalu berkembang, dan dikunjungi hanya moment-moment tertentu saja," ucapnya.

Kemudian katanya lagi, berkat kerjasama masyarakat dan pemerintah nagari, dengan memanfaatkan potensi yang ada, kawasan ini dipercantik dengan berbagai inovasi untuk menarik pengunjung. 

"Potensi wisata di Pessel yang dijuluki dengan Nagari Sejuta Pesona ini memang banyak, dan memiliki keunikkan berbeda-beda. Nah, disinilah peran masyarakat kita, pemerintah nagari dan semua unsur, harus bersinergi dalam kemajuan satu nagari," ucapnya lagi.

Selain beberapa hal itu, orang nomor dua di Pessel itu, kembali menyampaikan pesan, demi kemajuan suatu wisata. 

Menurutnya, perkembangan objek wisata sangat butuh pengelolaan yang serius, serta kawasan wisata juga harus melengkapi beberapa fasilitas untuk memenuhi standar keamanan bagi pengunjung. 

"Bagi pengelola Pemerintah Nagari dan kelompok sadar wisata (Pokdarwis) setempat, utamakan keamanan dan kenyamanan pengunjung kita, karena selain daya tarik kita juga harus menjual keramahan dan pelayanan kita kepada wisatawan," imbuhnya.

Tambahnya, untuk pemungutan baik dari parkir tiket atau harga makanan di lokasi wisata, kembali diingatkannya, jangan sekali-kali menetapkan harga diluar standar yang telah ditetapkan.

"Jangan sampai pengunjung merasa diperas. Karena, persoalan harga salah satu pembanding bagi pengunjung untuk datang ke sebuah tempat wisata," ujarnya.

Lanjutnya, melihat potensi Jembatan Pelangi, Wabup berharap, setiap objek wisata penyanggah di Pessel, dikelola dengan baik. 

Sehingga, ojek wisata penyanggah bisa menjadi daya tarik wisatawan untuk bertahan lebih lama berwisata di Pessel. Karena degan itu, mereka wisatawan memiliki banyak pilihan objek wisata yang akan dikunjungi. 

"Jadi, selain wisata unggulan kita Carocok Painan dan Kawasan Mandeh, objek wisata penyanggah kita harus dapat memberikan tawaran dan pilihan wisatawan bertahan di Pessel. Sebab, secara ekonomi itu akan menguntungkan masyarakat kita," tutupnya.

Berdasarkan informasi masyarakat setempat, setalah dibolehkannya kawasan wisata dibuka selepas PSBB, objek wisata ini cukup ramai di kunjungi wisatawan lokal, baik di hari libur maupun hari biasanya.

"Jumlah pengunjung Pemandian di Nagari Salido Sari Bulan mencapai ratusan perharinya,"sebut salah seorang warga setempat Ardian (31).

Sementara secara terpisah, Wali Nagari Salido Sari Bulan, Amrizal juga menyampaikan harapan kepada Wakil Bupati, yang tiba-tiba hadir dan berkunjung dikawasan yang baru dikembangkannya bersama masyarakat setempat.

"Pak Wabup selaku pemanggku kebijakkan di Kabupaten, kita berharap Pak Wabup ikut membantu dan mendampingi kita mengembangkan potensi ini, salah satunya seperti, mempromosikan ke para wisatawan. Baik dalam daerah maupun luar daerah," harapnya.

Kemudian katanya, semenjak dibukanya kawasan wisata ini, ada beberapa dampak positif yang menguntungkan bagi masyarakat di kenagarinya.

"Salah satunya, beberapa warga kita yang berjualan dikawasan wisata, memiliki penghasilan tambahan,"katanya

Lanjutnya, untuk sementara ini, pihak pengelola dan pemerintah nagari, masih membebaskan pengunjung dari biaya masuk dan gratis. Sebab, kawasan ini masih dalam tahap promosi.

"Sampai sekarang kami masih membebaskan biaya pungutan seperti tiket masuk, karena masih dalam tahap promosi, dan kita juga belum membuat persepakatan terkait biaya masuk ini," pungkasnya.

(ind)

Berita Terkait

Baca Juga