Masuki Era New Normal, Mentawai Perketat Aturan Kedatangan Tamu ke Resort

Masuki Era New Normal Mentawai Perketat Aturan Kedatangan Tamu ke Resort Pemilik Resort di Mentawai saat diskusi bersama Bupati Mentawai terkait penerimaan kedatangan wisatawan atau tamu yang akan berkunjung ke Mentawai di Era New Normal (Foto:humas)

Covesia.com - Bupati Kepulauan Mentawai meggelar diskusi terkait argumen, saran, dan inovasi dari pengelola usaha Resort dalam rangka penerapan new normal yang produktif dan aman sesuai Perbup nomor 30 tahun 2020 mulai minggu (21/6/2020).

"Pemerintah sudah mengizinkan menerima tamu kembali saat new normal tetapi tamu yang datang yang sehat sesuai prosedur protokol kesehatan seperti hasil swab negatif," tutur Yudas di aula kantor Camat Siberut barat daya, Jumat kemarin (19/6/2020).

Diketahui saat ini penumpang pesawat yang turun di Bandara Internasional Minangkabau (BIM) wajib menjalani tes swab secara gratis jika hanya membawa surat keterangan hasil rapid test. 

"Jika ada tamu atau warga di sini yang terindikasi, harus dilakukan swab hari itu juga dan sampelnya langsung diantar ke padang. Jika ingin  karantina mandiri bisa, namun tetap di bawah pengawasan tim gugus tugas," katanya.

Selanjutnya pada diskusi tersebut yang dihadiri beberapa pemilik dan kru resort di sekitar Siberut, Christie pemilik (owner) resort di Pulau Mainuk memohon agar warga yang datang ke Pulau sekitar area resort untuk melapor atau izin terlebih dahulu. Ia juga meminta ketegasan dari instansi terkait.

"Harus ada sosialisasi mengurangi resiko ke depan. Boleh datang asal melapor demi kesehatan dan keamanan kita bersama. Kami di mainuk memohon dan umumkan tidak terima orang tanpa melapor / izin dahulu. Jika menemukan pertamakali akan kami foto. kedua kali akan kami laporkan ke Polsek Siberut Selatan," kata Christie.

Kemudian, Diego, owner Mentawai Surfcamp Peipei berharap semua pihak menunggu dan bersabar.

"Ini sulit membuka resort pada era new normal. Mungkin kita akan menunda sekira satu / dua bulan," kata Diego.

Selanjutnya, Alex owner resort di Putoutogat mengatakan agar areal wisata terutama di resort dibuka secara bertahap dengan pelan.

"Sembari menunggu, lebih baik kita menggunakan waktu dengan baik untuk memperbaiki kekurangan agar lebih baik atau bagus saat dibuka nanti. Kami juga masih mempersiapkan karyawan kami. Kalau bisa dibuat satu sistem setidaknya WatsApp grup untuk melaporkan data tamu ke semua stakeholder," usul Alex.

Selanjutnya Bupati Kepulauan Mentawai menanggapi bahwa warga yang datang ke pulau jika masyarakat lokal kemungkinan sedang mencari kehidupannya.

"Kalau dari luar Mentawai tidak ada izin bisa kita larang. Jika ada persoalan agar melaporkannya. Harapan kita di setiap resort ada satu tim yang menjaga keamanan tersebut," katanya.

Selanjutnya Yudas setuju dengan pembukaan sektor wisata secara bertahap dan menyiapkan sistem maupun peningkatan jaringan telekomunikasi bersama instansi terkait.

Saat bersamaan, Kapten Czi Masri Danramil siberut selatan mengatakan agar pengelola resort melaporkan jika ada persoalan pada pihak keamanan.

Selanjutnya, Kapolsek siberut selatan iptu Edi Surya juga mengatakan bahwa pada pos pengamanan akan diisi dua anggota dan meminta aturan / kebijakan dari Pemerintah / Dinas pariwisata sebagai acuan dalam penanganan kedatangan warga lokal di area resort.

Kontributor: Kornelia Septin Rahayu

Berita Terkait

Baca Juga