Meski PSBB Diperpanjang, Pessel Mulai Buka Objek Wisata

Meski PSBB Diperpanjang Pessel Mulai Buka Objek Wisata Puncak Langgani kawasan wisata Mandeh, Pessel. Foto: Covesia/Indra Yen

Covesia.com - Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat (Sumbar) memperpanjang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) jilid tiga, hingga 7 Juni 2020. Tetapi, kawasan objek wisata di daerah itu sudah mulai dibuka. 

Sebelumnya diketahui, seluruh objek wisata di daerah itu ditutup sejak 22 April 2020. Namun dalam memasuki PSBB jilid tiga ini, Pemkab Pessel, kembali membuka seluruh objek wisata di daerah tersebut. 

"Objek wisata mulai dibuka kembali hari ini, dengan catatan harus mematuhi protokoler penanganan Covid-19," sebut Kabag Humas Sekdakab Pessel, Rinaldi pada Covesia.com, Sabtu (30/5/2020)

Ia menjelaskan, kawasan yang mulai dibuka untuk umum adalah, kawasan wisata Pantai Carocok Painan, kawasan wisata Bahari Mandeh dan Jembatan Akar. 

"Untuk tahun ini, tidak sama dengan tahun lalu. Pengunjung, diharuskan menaati protokol penanganan protokoler Covid-19," terangnya.

Kemudian kata Rinaldi, bagi pengunjung yang berwisata harus diperhatikan oleh pengelola wisata. Bahwa, setiap pengunjung harus dalam kondisi sehat dan bebas gejala klinis Covid-19. 

"Pengelola harus melakukan pembatasan pengunjung dengan risiko tinggi seperti lanjut usia, memiliki riwayat penyakit penyerta dan lain-lain," ujarnya.

Selain itu, untuk wisatawan asing wajib menyertakan surat keterangan hasil uji PCR yang menyatakan Negatif.

Kendati demikian, lanjut Rinaldi, dibukanya fasilitas umum merupakan rangkaian kegiatan untuk mematangkan pelaksanaan "new normal" atau tatanan kehidupan baru dalam mencegah infeksi Covid-19 di daerah setempat.

Sementara, dalam pelaksanaan PSBB tetap dilakukan, pengecekan kendaraan dan orang masuk ke daerah setempat, akan semakin diperketat di perbatasan daerah setempat baik dengan Kota Padang, Provinsi Bengkulu dan juga Jambi.

"Pengecekan di perbatasan akan dilakukan lebih ketat sehingga infeksi COVID-19 di Pesisir Selatan benar-benar bisa ditekan," tegasnya.

Lebih lanjut disampaikan, penelusuran dan uji sampel swab terhadap orang-orang yang diduga kontak erat dengan pasien Covid-19 juga akan dimaksimalkan.

Dari catatan Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Pesisir Selatan hari ini tidak ada penambahan pasien terkonfirmasi positif virus Corona jenis baru tersebut, sehingga pasien positif masih 18 orang.

"Dari 18 orang itu, satu diantaranya dinyatakan meninggal dunia, empat masih menjalani perawatan dan 13 lainnya dinyatakan sembuh," tutupnya.

(idy/rdk)

Berita Terkait

Baca Juga