Dampak Kabut Asap, Kunjungan Wisata ke Bukittinggi Meningkat

Dampak Kabut Asap Kunjungan Wisata ke Bukittinggi Meningkat Tampak wisatawan yang sedang berkunjung ke TMSBK Bukittinggi, Sabtu (21/9/2019)(Foto: Covesia/ Debi)

Covesia.com - Dampak kabut asap yang menyelimuti propinsi Sumatera Barat (Sumbar) tidak mempengaruhi kunjungan wisata ke kota Bukittinggi.

Seperti halnya kunjungan wisatawan asal kota Pekan Baru, Riau, yang terdampak parah akibat kebakaran hutan sehingga mengakibatkan kualitas udara tidak sehat dan jarak pandang memburuk.

Salah seorang pengunjung asal Pekan Baru, Budi, Sabtu (21/9/2019) saat mengunjungi objek wisata Taman Marga Satwa Budaya dan Kinantan (TMSBK) Bukittinggi menuturkan ia bersama keluarga datang ke Bukittinggi karena kualitas udara di kota Pekan Baru sangat buruk dan juga menghalangi jarak pandang.

"Kami lebih pilih kota Bukittinggi karena udaranya baik. Meski terkena dampak kabut asap namun tidak separah Pekan Baru," ungkapnya.

Ia juga menyebutkan untuk jarak pandang di kota Pekan Baru saja mencapai 300 - 500 meter sehingga membuat mata perih, serasa sesak nafas.

Sementara itu, Kepala dinas pariwisata pemuda dan olahraga, Erwin Umar menyampaikan dampak kabut asap tidak mempengaruhi kunjungan wisatawan ke Bukittinggi.

"Malah dari data yang ada kunjungan ke Bukittinggi dalam sepekan terakhir meningkat, khususnya dari wisatawan yang datang dari Pekan Baru," katanya.

Ia menambahkan tidak hanya sejumlah objek wisata saja yang mengalami peningkatan kunjungan, namun sejumlah hotel di Bukittinggi juga dilaporkan penuh.

(deb/don)


Berita Terkait

Baca Juga