Bukan Cuma Pantai, Wisata Goa di Pangandaran Juga Wajib Dijelajahi Pelancong

Bukan Cuma Pantai Wisata Goa di Pangandaran Juga Wajib Dijelajahi Pelancong Goa Sutrareregen, Pangandaran, Jawa Barat

Covesia.com - Pangandaran terkenal dengan wisata pantainya. Saking terkenalanya, ada yang menyebutnya sebagai Bali-nya Jawa Barat.

Namun, sebenarnya masih banyak wisata lain yang menarik di wilayah Pangandaran ini. Jika Anda bosan berwisata pantai, menelusuri goa di Pangandaran ini bisa jadi pilihan menarik untuk mengisi liburan Anda, menikmati pemandangan serta menjelajahi goa di Pangandaran, Jawa Barat yang eksotis dan alami.

Dihimpun dari harapanrakyat.com, berikut sejumlah goa di Pangandaran yang wajib dijelajahi para pelancong: 

1. Goa Sutrareregen

Goa Sutrareregan ini lokasinya berada di Desa Selasari, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat. 

Goa sutraregen memiliki tinggi 20 meter dan panjang 100 meter. Letaknya berada di dasar lembah bukit desa Selasari, Kecamatan parigi.

Jika Anda menjelajahi Goa ini, dijamin Anda akan terpesona dengan sejumlah relief alam dari stagtit dan stalamit di sepanjang dinding gua. 

Goa ini berkaitan erat dengan jejak manusia purba. Bahkan penemuan jejak manusia purba di Goa Sutrareregen sempat menggegerkan kalangan arkeolog di Indonesia.

Hal ini lantaran penemuan jejak manusia purba sangat langka. Terakhir kali jejak manusia purba berupa fosil ditemukan di Goa Pawon, Bandung Barat. 

Sejumlah peneliti dari Balai Pelestarian Cagar Budaya Banten, tahun 2017, meneliti fosil yang ditemukan di Goa Sutraregen ini. 

Ada sejumlah benda berasal dari zaman mesolitikum yang ditemukan di Goa Sutraregen dan goa-goa di sekitarnya. Diantaranya, ada gerabah purba, gigi gajah purba, termasuk juga tulang vertebrata. 

Ada juga perkakas yang diduga pernah digunakan sebagai alat berburu manusia purba yang terbuat dari batu rijang. Penemuan ini sekaligus mengukuhkan keyakinan bahwa lokasi goa di Pangandaran ini dulunya pernah dihuni manusia dari zaman prasejarah.

Selain itu ada sungai kecil yang mengalir di Goa ini. Sehingga makin meneguhkan keberadaan manusia purba di Goa ini. Sungai yang ada di Goa Sutraregen diyakini merupakan sungai tempat manusia purba mengambil air.

Selain sungai, ada pula jejak semak-semak tanaman rimba yang makin menguatkan adanya kehidupan manusia purba pada zaman prasejarah. 

2. Goa Panggung

Goa Panggung berada tepat di ujung Goa Sutrareregen. Lokasinya hanya 20 meter saja dari pintu keluar Goa Sutrareregen. Sehingga ketiak Anda keluar dari Goa Sutrareregn, Anda akan langsung berada di depan Goa Panggung.  

Lebar Goa Panggung hanya 12 meter, panjangnya pun hanya sekitar 100 meter. Namanya juga cukup unik Goa Panggung, namun penamaan ini lantaran keberadaan hamparan batu yang mirip pangung pertunjukan.

Uniknya panggungnya ini terbentuk dari stalagtit dan stalamit. Ciri khas lainnya dari Goa ini adalah dinding bebatuannya yang cukup keras dan hampir mirip dengan batu rijang.  

Di Goa Panggung juga ditemukan serpihan gerabah, bahkan ada juga alat pertanian, sehingga makin menguatkan bukti adanya manusia purba di Goa Panggung yang sudah mengenal pertanian. 

3. Goa Peteng

Goa selanjutnya yang masih ada di kawasan objek wisata Goa di Pangandaran ini adalah Goa Peteng. Seperti goa-goa sebelumnya, di goa ini juga terdapat jejak manusia purba.

Sesudah Anda menelusuri Goa Panggung, sekitar 50 meter Anda akan menemukan Goa Peteng ini. Tinggi goa ini sekitar15 meter, dengan panjang 100 meter dan lebar 12 meter.

Di dalam Goa ini ada aliran sungai yang masuk sampai ke dalam goa. Selain itu ada bukti kuat keberadaan manusia purba di Goa ini, yakni sekat mirip kamar yang dikatakan para arkeolog sebagai tempat manusia purba beristirahat. 

Selain keberadaan kamar tersebut, ada juga gigi gajah purba yang ditemukan di Goa Peteng. Walaupun begitu penemuan gigi ini tidak bisa disimpulkan tergesa-gesa jika di Goa ini pernah hidup seekor gajah.

Hal ini lantaran, bisa saja adanya gigi gajah purba di Goa Peteng merupakan salah satu koleksi manusia purba. Karena manusia purba konon sering memiliki benda puasa seperti gigi gajah tersebut.

Itulah goa di Pangandaran yang menyimpan banyak jejak manusia purba. Karena keberadaan sejumlah fosil ini, goa-goa ini menarik perhatian para arkeolog untuk meneliti leih jauh.

Namun, pelancong seperti Anda pun bisa menjelajahi keindahan goa yang ada di salah satu kabupaten di Priangan Timur, Jawa Barat ini. 

Anda akan terpesona dengan keindahan alam dan juga keunikan bebatuan yang terbentuk dari stagtit dan stagmit di kawasan Goa Sutrareregen, Goa Panggung dan Goa Peteng ini. Bahkan keberadaan goa ini sekarang dikembangkan sebagai salah satu destinasi wisata unggulan Pangandaran.

Selain itu, bagi para pelajar dan mahasiswa juga bisa menyambangi Goa di Pangandaran ini sebagai sarana edukasi, terutama untuk pelajaran sejarah.

Destinasi wisata Pangandaran memang beragam, jika Anda sudah puas dengan keindahan pantainya, saatnya Anda melanjutkan liburan denegan penjelajahan goa di Pangandaran ini.

(ppl)

Berita Terkait

Baca Juga