Sarasah Badarun, Potensi Wisata Agam yang Belum Terkelola Dengan Baik

Sarasah Badarun Potensi Wisata Agam yang Belum Terkelola Dengan Baik Sarasah Badarun

Covesia.com - Selain memiliki Danau Maninjau, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam masih menyimpan banyak potensi pariwisata, salah satunya Air Terjun Tujuh Tingkat atau Sarasah Badarun di Jorong Gasang, Nagari Maninjau.

Objek wisata ini terletak tidak terlalu jauh dari jalan raya Lubuk Basung - Bukittinggi, sekitar 500 meter atau jika ditempuh dengan berjalan kaki menghabiskan waktu sekitar 15 menit.

Sarasah Badarun Maninjau memiliki tujuh tingkat, tingkat pertama sudah terlihat indah saat akan menuju lokasi, bila dilanjutkan dengan menyusuri pinggang perbukitan, pengunjung akan menemukan 6 buah air terjun lagi dengan beragam keindahannya.

Salah satu pengunjung Yulia (23)  mengatakan, suasana alam di Sarasah Badarun sangat indah, aliran air jernih yang keluar dari sela perbukitan, ditambah suasana alam yang asri membuatnya betah berlama-lama dan berniat akan mengunjungi kembali di lain waktu.

"Pemandangan alamnya sangat indah, jarak tempuh juga dekat jadi kita tidak terlalu lelah saat ingin ke lokasi. Saya sudah sering kesini, meski demikian tidak pernah bosan dan tetap akan datang di lain waktu," ujarnya saat dikonfirmasi Covesia.com Selasa (10/9/2019).

Menurutnya, meski banyak dikunjungi wisatawan atau masyarakat setempat, objek wisata yang satu ini masih belum terkelola dengan baik sehingga belum berdampak kepada ekonomi masyarakat setempat.

Hal itu dibenarkan Walinagari Maninjau, Alfian, ia menuturkan, Pemerintahan Nagari sendiri sudah berencana mengembangkan destinasi wisata Sarasah Badarun tersebut, namun saat ini masih terkendala sumber daya manusia yang belum memadai.

“Untuk mengelola pariwisata, terlebih dahulu kita harus membangun sumber daya manusia yang memadai, sebab jika dikelola asal-asalan, akan berdampak buruk pada alam sekitar dan masyarakatnya.” kata Alfian.

Apalagi aliran air dari Sarasah Badarun merupakan salah satu sumber kehidupan bagi masyarakat sekitar jadi harus diperhitungkan dengan matang agar rencana pengembangan pariwisata tidak merusak yang sudah ada.

"Tahun 2020 kita sudah anggarkan untuk persiapan pengelolaan dan pengembangan destinasi Wisata Sarasah Badarun, kita yakin jika dikelola dengan baik akan meningkatkan kualitas hidup masyarakat," lanjutnya.

Untuk pengembangan pihaknya akan berkoordinasi dengan Kecamatan Tanjung Raya, Maupun Pemda Agam, karena pengembangan pariwisata masuk kedalam Program Save Danau Maninjau dan Agam Madani.

(han)

Berita Terkait

Baca Juga