Pengembangan Destinasi Wisata Bukittinggi Terkendala Pembebasan Lahan

Pengembangan Destinasi Wisata Bukittinggi Terkendala Pembebasan Lahan Jam Gadang Bukittinggi, Foto: Debi Kurnia/Covesia

Covesia.com - Peluang pengembangan sejumlah destinasi wisata di kota Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar) masih terkendala pembebasan lahan dari sejumlah pemilik lahan masyarakat.

"Peluang pengembangan destinasi wisata di Bukittinggi sangat besar. Namun masih terkendala pembebasan lahan," ungkap Siti Mariah, Kepala bidang destinasi pariwisata, dinas pariwisata, pemuda dan olahraga Bukittinggi, Jumat (6/9/2019).

Ia menyebutkan salah satu destinasi wisata yang bisa dikembangkan dan menjadi wisata andalan seperti Taman Panorama Baru di kawasan Panorama Baru Bukittinggi karena di objek wisata itu ada banyak potensi wisata yang bisa dikembangkan dan dibenahi.

"Jika masyarakat bersedia menyerahkannya kepada pemerintah kota maka pemko bersedia melakukan pemeliharaan," tambahnya.

Ia menambahkan untuk saat ini objek wisata unggulan Bukittinggi seperti Jam Gadang, TMSBK, Taman Panorama Lobang Jepang, Fort de Kock dan Jenjang 1000 terus dilakukan pembenahan dan pemeliharaan.

"Hal itu bertujuan agar wisatawan merasa nyaman dan puas jika berkunjung ke kota wisata Bukittinggi," katanya.

Disamping itu, pemeliharaan yang telah dilakukan yakni melakukan perbaikan sarana prasarana destinasi wisata, seperti kebersihan, MCK, mushola, meningkatkan keamanan di objek wisata, serta inovasi karcis dari tunas ke non tunai.

(deb)

Berita Terkait

Baca Juga