Konservasi Penyu Ampiang Parak Pessel, Sajikan Tiga Paket Wisata Edukasi 

Konservasi Penyu Ampiang Parak Pessel Sajikan Tiga Paket Wisata Edukasi  Pengunjung saat menikmati destinasi wisata di konservasi penyu Ampiang Parak, Pesisir Selatan (Foto: Istimewa)

Covesia.com - Konservasi Penyu (Laskar Turtle Camp) Ampiang Parak, Kecamatan Sutera, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat (Sumbar) menyajikan tiga paket wisata edukasi untuk wisatawan.

Tiga paket wisata edukasi adalah terobosan baru yang dicetuskan oleh Laskar Turtle Camp (LTC) diantaranya, seperti edukasi pengenalan penyu, edukasi tanggap becana terkhusus untuk anak dan keluarga dan edukasi pelestarian tumbuhan mangrove.

"Cetusan tiga paket wisata edukasi tersebut, guna menambah daya tarik untuk memanjakan wisatawan serta menambah pengetahuan wisatawan terkait penyu, dan mengasah kemampuan anak dalam menghadapi bencana, serta belajar melestarikan dan menjaga tumbuhan mangrove mulai," sebut Ketua Laskar Turtle Camp Ampiang Parak, Haridman pada Covesia.com, Kamis (15/8/2019)

Diterangkan Haridman, untuk tiga edukasi baru yang dimunculkan itu, pihaknya telah menyiapkan tim yang siap memandu para wisatawan yang ingin mencoba wisata edukasi.

Dimana, tim pemandu pertama, bakal memandu pengunjung untuk mengenali penyu, mulai dari mengenalkan telur penyu, anak penyu, penyu dewasa sesuai dengan usia penyu tersebut.

Setelah itu, tim pemandu bakal memberikan beberapa pemahaman dan tata cara bagai mana merawat dan melestarikan hewan dilindungi itu.

"Tim pemandu kita akan memberikan pengetahuan tentang penyu pada pengunjung, dan beberapa jenis penyu yang ada ditempat kita sesui dengan usia penyu itu sendiri," ujarnya

Begitupun dengan edukasi tanggap dan siaga bencana. Untuk edukasi ini pihaknya, sasarannya fokus pada anak-anak. Dimana tim akan melatih anak-anak bagai mana cara menghadapi bencana. 

Dalam edukasi ini, tim pemandu bakal menyiapkan beberapa materi dan trik pada anak-anak dalam menghadapi bencana. Baik itu bencana banjir, gempa bumi dan tsunami.

"Kita bakal memberikan game sambil bermain-main bersama anak-anak. Nah, disanalah kita mengajarkan dan meransang anak, agar anak bisa menyelamatkan dirinya sendiri apabila terjadi bencana," ujarnya lagi

Dalam pelatihan tersebut, pihaknya menyediakan berbagai alat perlengkapan untuk mengisi pengetahuan anak dalam menghadapi bencana.

"Edukasi tanggap dan siaga bencana itu sudah beberapa kali kita adakan untuk beberapa kelompok anak-anak yang berkunjung ke LTC. Dan kita melihat hasil terbut disambut baik oleh orang tua dan anak-anakpun cukup menikmati game yang disajikan oleh tim pemandu," tuturnya.

Lanjutnya, yang ketiga yaitu, edukasi pelestarian tumbuhan mangrove, dapat kita ketahui tumbuh mangrove adalah salah satu tumbuhan yang mesti dijaga dan dilestarikan.

Seperti yang diketahui, tumbuhan mangrove merupakan tumbuhan yang bisa hidup didaerah rawah-rawah. Dan mangrove dinilai dapat mencegah abrasi apabila tumbuhnya dipinggir pantai dan juga dapat mencegah amblasnya tebing sungai.

"kita sudah miliki tempat pembibitan, bibit yang kita kembangkan hanya biji buah mangrove dari kota medan, lalu biji itu ditaburkan dalam polibek berisi lumpur. Untuk proses pemindahan kita harus menunggu dua sampai tiga bulan, dan itu sudah mulai kita kembangkan," ucapnya

Kendati demikian, untuk edukasi pelestarian mangrove, pengunjung bisa mempelajari cara pembibitan dan membudidayakan mangrove, dan pengunjung juga akan diajarkan secara langsung menanam tumbuhan mangrove disepanjang bibir pantai kawasan LCT.

"Melalui tim pemandu, kita bakal memberikan pengetahuan terkait mangrove secara teori dan secara praktek, sekaligus tim akan memberikan petunjuk bagai mana cara pembibitan dan merawat tumbuhan mangrove dengan baik," ucapnya lagi.

Lanjutnya lagi, ia berharap dari tiga wisata edukasi yang sedang dikembangkan oleh LCT ini, bisa memberikan warnah baru dalam mengembangkan potensi wisata yang ada di Pessel, serta menambah tingkat kunjungan wisatawan.

"Jadi kedepannya, wisatawan yang datang dari berbagai daerah ke tempat kita, tidak hanya sekedar menikmati suasana dan kekayaan alam kita saja, tetapi mereka juga mendapatkan beberapa pengetahuan dari kita," tutupnya.

Untuk tarif tiga paket edukasi yang baru dimunculkan Kelompok Konservasi Penyu (Laskar Turtle Camp) Ampiang Parak. Pihaknya belum bisa menentukannya. Karna saat ini, masih dalam tahap promosi. 

Bagi pengunjung yang berminat, bisa datang langsung ke kawasan wisata Konservasi Penyu (Laskar Turtle Camp) Ampiang Parak, Kecamatan Sutera, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat (Sumbar)

Kontributor Pessel: Indrayen Putra


Berita Terkait

Baca Juga