Ingin Tes Adrenalin Akhir Pekan Ini, Coba Terbang dengan Paramotor di Langit Pantai Padang

Ingin Tes Adrenalin Akhir Pekan Ini Coba Terbang dengan Paramotor di Langit Pantai Padang Para Motor di Pantai Padang ( Foto: Laila Marni

Covesia.com - Sumatra Barat memang terkenal dengan potensi pariwisata yang berlimpah. Tak ada salahnya akhir pekan ini menguji adrenalin dengan melihat kota Padang dari ketinggian 400 meter dari permukaan laut menggunakan Paramotor.

“Paramotor merupakan olahraga udara yang menggunakan mesin. Sebenarnya hampir sama dengan paralayang hanya saja paralayang mengandalkan tenaga angin,” ungkap Dewi salah satu anggota pegiat Paramotor saat ditemui oleh covesia.com di Pantai Padang, Sabtu (20/7/2019).

Lebih lanjut ia mengatakan bahwa persyaratan untuk bisa ikut terbang adalah sehat, tidak jantungan, tidak takut ketinggian. “Nanti akan dibantu oleh pilot menerbangkan, wisatawan bisa menikmati indahnya kota Padang dari atas,” jelasnya.

Kandris Asril Ketua Federasi Aero Sport Indonesia (FASI) Kota Padang yang juga altet Paramotor mengatakan bahwa jumlah Paramotor di Indonesia mencapai 350 unit. “Sebelas diantaranya berada di Kota Padang. Sedang untuk pilotnya kami memiliki 15 pilot,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Kandris mengatakan bahwa harga yang dibayarkan untuk bisa terbang relatif, namun saat ini ia mematok harga Rp350 ribu per kepala untuk waktu terbang selama 25 menit.

“Kami selalu di pantai Padang setiap Sabtu dan Minggu jam 10 sampai sore,” ungkapnya saat ditanyakan oleh Covesia. Ia juga menambahkan bahwa di beberapa kesempatan kami pernah menerbangkan paramotor di Lanud, Payakumbuh, Pariaman dan Painan.

Ia menyampaikan bahwa masyarakat senang dengan kehadiran Paramotor ini karena pengunjung semakin  ramai.

“Kita berharap adanya tempat permanen untuk Paramotor. Istilahnya, bandaranya paramotor, saat ini kondisinya masih sempit,” tutupnya.

Nah, bagaimana, siapkah untuk menikmati olahraga udara yang satu ini? Sambil melihat kota Padang yang terbentang dari Indarung sampai Pangkalan udara Padang.

Kontributor: Laila Marni

Berita Terkait

Baca Juga