9 Survival Kit yang Wajib Ada Saat Pertama Kali Naik Gunung

9 Survival Kit yang Wajib Ada Saat Pertama Kali Naik Gunung Pixabay

Covesia.com - Aktivitas naik gunung belakangan jadi salah satu pilihan menarik untuk hangout bersama teman-teman tongkrongan. Banyak orang mengatakan bahwa gunung adalah tempat yang ideal untuk menelanjangi sebuah jalinan pertemanan. 

Selain itu, rekreasi hiking ke gunung juga bisa memperkaya wawasan terhadap panorama alam yang indah-indah. Wawasan ini pun dapat digunakan untuk aktualisasi feed Instagram agar terlihat lebih indah. Semakin indah, semakin banyak likes dan followers, harapannya begitu, kan?

Tapi, bagaimana kalau naik gunung adalah aktivitas yang baru akan kamu coba untuk pertama kalinya? Pengalaman belum ada, peralatan mendaki gunung apalagi.

Daripada terjebak dalam spekulasi keparnoan yang menyurutkan niat naik gunung, lebih baik kamu memantapkan persiapan dengan menyediakan sejumlah peralatan mendaki di bawah ini dikutip covesia.com dari laman iprice:

Sepatu Hiking

Fungsi paling dasar sepasang sepatu adalah untuk melindungi kaki dari segala hal yang berpotensi merusak, melukai, melumpuhkan, ketika bersentuhan dan berjalan di berbagai medan. Tapi karena permukaan medan pegunungan cenderung lebih sukar dibandingkan jalanan perkotaan yang dilalui sehari-hari, maka sepatu yang dipakai tidak bisa sembarangan.

Sepatu hiking yang punya alas empuk, waterproof, grip tebal dan anti slip merupakan modal yang ideal untuk menjajal medan pendakian di alam liar.

Matras Camping

Terkadang, orang-orang menghindari aktivitas mendaki gunung karena menganggap kegiatan itu hanya menyiksa diri. Misalnya kualitas tidur yang tidak maksimal karena tidak beralas kasur empuk seperti di rumah.

Padahal, kualitas tidur saat kemping di gunung juga bisa dimaksimalkan jika kamu punya matras camping yang empuk. Dengan beralaskan matras ini, permukaan tanah yang dingin dan tidak mulus bisa diatasi.

Tas Carrier

Tas carrier punya posisi yang sangat vital untuk aktivitas mendaki gunung. Tanpa tas tersebut, kamu tentu tidak bisa membawa segala macam kebutuhan dari mulai berangkat sampai pulang. Karena berfungsi sebagai media penyimpanan, maka durabilitas adalah aspek yang cukup krusial. Idealnya, tas carrier sebaiknya juga punya kapasitas yang sesuai dengan jumlah barang yang akan dibawa.

Memilih tas carrier berukuran kecil hanya akan membuat kepala mumet jika barang yang dibutuhkan nyatanya melebih kapasitas tas itu. Cuac a yang tidak menentu di gunung juga mesti diperhatikan karena sedikit banyak dapat mengancam isi tas. Tapi beruntung, seiring kemajuan teknologi sekarang, tas carrier mendaki gunung hadir dengan pilihan waterproof.

Tenda Camping

Selayaknya fungsi rumah, tenda camping juga berguna sebagai tempat berlindung dan beristirahat dengan nyaman tanpa perlu memikirkan apa yang terjadi di luarnya. Ada banyak ukuran, bentuk, dan jenis tenda camping yang beredar di pasaran.

Tapi kalau ingin kenyamanan maksimal, tenda yang ideal mesti dibuat dari bahan berkualitas yang bisa menahan panas, hujan, bahkan harus mampu tahan dari orang-orang yang tidurnya lasak.

Sleeping Bag

Akan nikmat rasanya jika tidur beralas kain yang empuk dan hangat setelah sebelumnya mendaki jauh melewati medan terjal di gunung. Meski udara di gunung jadi sangat dingin ketika malam hari, tapi dengan bersarung sleeping bag kamu tetap bisa merasakan kehangatan seperti di dalam kamar sendiri.

Sleeping bag umumnya dibuat dari bahan pengurung panas seperti material down dan chemical fiber dan punya sistem kerja menyerupai selimut. Tapi, sebaiknya pilih kantong tidur yang berbobot ringan agar kamu tidak terbebani membawanya ke atas gunung.

Jaket Outdoor

Manusia umumnya tidak dapat bertahan lama pada suhu dingin. Makanya, jaket outdoor yang menghadirkan kehangatan sangat penting dibawa ketika mendaki gunung. Selain memberi kehangatan, jaket outdoor juga melindingi kulit dari matahari terik di atas gunung.

Jaket outdoor untuk hiking zaman sekarang juga punya desain yang menarik sehingga dapat memperindah penampilan saat ingin selfie bersama rekan pendaki.

Jas Hujan

Gunung kan tidak bisa ditebak. Sebentar-sebentar ada awan mendung melintas di atas kepala kita. Sebentar-sebentar matahari menyorot kita dengan teriknya. Tapi tak ada yang tahu juga kalau tiba-tiba hujan turun pada satu titik dan kita kocar-kacir mencari tempat berteduh.

Kamu tidak perlu panik menghadapi situasi itu jika jas hujan telah membalut tubuh. Malah, pendakian di bawa guyuran hujan tetap bisa dilanjutkan jika semua orang mengenakan jas hujan.

Nesting Makan & Kompor Portabel

Pernah membayangkan bagaimana caranya agar tetap leluasa mengatasi masalah perut (alias lapar) di atas gunung? Nesting dan kompor adalah kuncinya.

Nesting yang punya kelengkapan sebagai penanak nasi, piring, wajan penggorengan, hingga memasak air berpadu dengan kompor untuk menunaikan masak-memasak. Dua peralatan ini sengaja dibuat kecil dan portabel agar mudah dibawa ke mana-mana, termasuk untuk mendaki.

(sea)

Berita Terkait

Baca Juga