Sepeda Gantung di Benteng Fort de Kock Bukittinggi akan Diuji Kelayakan Sebelum Digunakan

Sepeda Gantung di Benteng Fort de Kock Bukittinggi akan Diuji Kelayakan Sebelum Digunakan Foto: Isitimewa

Covesia.com - Pemerintah kota Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar) akan melakukan tes uji kelayakan penggunaan sepeda gantung yang akan digunakan sebagai salah satu wahana bermain yang ada di kawasan Benteng Fort de Kock.

Kepala dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga setempat, Erwin Umar saat diwawancarai, Senin (16/4/2018) mengatakan bahwa saat sekarang pengerjaan sepeda gantung sudah selesai namun belum bisa digunakan bagi pengunjung.

"Ini akan dilakukan tes uji kelayakan terlebih dahulu oleh dinas Pekerjaan Umum (PU) sebelum bisa dimanfaatkan," katanya. 

Ia menyebutkan tes uji kelayakan tersebut bertujuan untuk memastikan apakah sepeda gantung tersebut sudah aman digunakan bagi pengunjung jika dinaiki.

"Kita tidak ingin nantinya keamanan yang belum sempurna di sepeda gantung bisa mencederai atau membahayakan penggunanya," ucapnya. 

Sementara itu, Kabid Taman Marga Satwa Budaya dan Kinantan (TMSBK) Bukittinggi, Ikbal menyampaikan, sepeda gantung ini menjadi salah satu wahana permainan di Benteng Fort de Kock yang siap menarik pengunjung untuk datang. 

"Ini merupakan salah satu cara memberikan rasa kepuasan dan ketertarikan bagi pengunjung yang berwisata ke TMSBK dengan menambah sarana dan prasarananya," ungkapnya.  

Disamping itu, Ikbal menjelaskan bahwa sepeda gantung itu memiliki panjang 50 meter dengan ketinggian diatas permukaan tanah rata-rata 5 meter.

"Kita yakinkan dalu safetynya sebelum digunakan," kata dia.

(deb/don)

Berita Terkait

Baca Juga