Fine Robusta Premium Green Bean Coffee, Terobosan Baru Anak Nagari Tanjuang Sani Agam

Fine Robusta  Premium Green Bean Coffee Terobosan Baru Anak Nagari Tanjuang Sani Agam Foto: Johan Utoyo/covesia

Covesia.com - Warga Nagari Tanjung Sani, Kecamatan Tanjung Raya Kabupaten Agam, provinsi Sumatera Barat, Hilma Hayati (25) luncurkan Kopi Fine Robusta jenis Green bean, bermerek, "Sibarasok”. Produk tersebut merupakan terobosan kedua setelah luncurkan kopi Robusta jenis bubuk.

Alumni jurusan Teknologi Hasil Pertanian (UHP) Unand tahun 2016 tersebut mengaku, ide mengolah hasil pertanian kopi masyarakat  tersebut saat menyelesaikan kuliah.

“ Saat kuliah saya mengambil ilmu pengolahan kakao namun saat itu kakao disini sedang tidak produktif jadi di tebang dan di tanami kopi jenis robusta, sejak saat itu saya mulai bertekad untuk mengembangkan hasil pertanian kopi di daerah Tanjung Sani dan mulai merambat dari pengolahan kopi jenis bubuk,  ” ujarnya kepada covesia.com, saat tengah mengolah kopi,  Kamis (22/3/2018).

Usaha yang sudah digelutinya, 2 tahun terakhir itu bermula dari produksi kopi berupa bubuk dan sudah dijual di pasaran dan saat ini dikembangkan menjadi  natural "Fine Robusta" Green bean coffe , yaitu kopi pilihan dengan pengolahan secara natural dan dipasarkan berupa biji kopi langsung  yang masih berupa beras.

“ Kopi yang di gunakan merupakan biji kopi robusta terbaik hasil panen masyarakat setempat , ranum serta di olah secara tradisional dan proses yang lama, namun cita rasa kopi berbeda dari kopi bubuk biasanya,” lanjutnya.

Bahkan kopi hasil olahannya sudah mengikuti  festival kopi nasional maupun daerah bahkan pernah keluar sebagai juara pertama saat Festival kopi  Sumatera Barat yang diadakan  1-2 Agustus 2017 lalu  di Padang dan  kopi jenis robusta, Sibarasok  kini menjadi pemasok dan langganan kopi utama ke kafe-kafe di kota besar  Sumbar dan Indonesia.

Kopi sibarasok juga menjadi kopi andalan kabupaten Agam dalam kegiatan “Monthly Hight Tea Bussines Network, Talks Show Ngopi Bareng Senator” yang  bertemakan Kopi Daerah Indonesia, Kopi Dunia yang di gelar di Plaza Gedung Nusantara V MPR-DPD RI, Jakarta, Rabu,(14/3/2018) lalu.

Gadis yang akrab disapa Titi itu menjelaskan, untuk 1 Kg nya biji  kopi robusta asil produksinya dijual dengan harga Rp75 ribu dan harga tersebut setimpal dengan usaha dan rasa kopi yang dihasilkan.

“Kopi yang dihasilkan petani tanjuang sani tidak kalah bagus dengan kopi gayo, Aceh sehingga menjadi pemasok cafe-cafe di sumbar dan Indonesia, saya optimis kopi sibarasok bisa tembus pasaran mancanegara,” pungkasnya.

(han)

Berita Terkait

Baca Juga