5 Tips Anti Gagal Bikin Bika Ambon yang Super Lembut

5 Tips Anti Gagal Bikin Bika Ambon yang Super Lembut Bika Ambon

Covesia.com - Siapa yang tak pernah nyobain bika ambon? Kue basah tersebut sering muncul dalam acara keluarga, arisan, hajatan, dan sebagainya.

Bika ambon merupakan salah satu kue basah yang unik. Karena kue tersebut memiliki tekstur serat atau pori yang mirip sarang semut, tapi rasanya kenyal dan lembut di lidah.

Nama bika ambon bukan berarti asalnya dari kota Ambon, lho ya. Konon, kue ini terinspirasi dari kue khas Melayu, yakni bingka. Bedanya, bika ambon memakai bahan pengembang sehingga bentuknya seperti spons.

Nah, kue ambon ini pertama kali dijajakan di Medan, tepatnya di Jalan Ambon, Sei Kera. Pada zamannya, kue ini cukup populer dan laris manis. Banyak orang mendatangi jalan Ambon untuk membeli kue bingka modifikasi ini. Dari situlah kue bingka modifikasi ini diganti menjadi "bika ambon".

Seiring berjalannya waktu, bika ambon dijual dalam beraneka bentuk. Ada persegi, lingkaran, potongan (slice), atau mini seperti kue lumpur. Bika ambon pun tidak terlalu sulit dibuat, namun anda perlu memperhatikan langkah-langkahnya dengan teliti.

Pengukuran takaran bahan juga tak boleh salah agar hasilnya sesuai harapan. Penasaran dengan tipsnya? Langsung saja cek di bawah ini, dirangkum covesia dari resepkoki.id

Gunakan air kelapa dan santan segar

Salah satu bahan yang membuat bika ambon gurih adalah air kelapa dan santan. Supaya rasanya lebih enak, pakailah air kelapa dan santan yang segar. Belilah air kelapa dan santan saat akan membuat bika ambon, bukan stok jauh-jauh hari. Hal tersebut bisa membuat kualitas dua bahan tersebut menurun dan cepat basi.

Diamkan adonan bika minimal 2 jam

Setelah semua bahan tercampur menjadi adonan yang lembut, diamkan adonan sebelum dipindahkan ke loyang. Proses mendiamkan adonan ini dapat mengaktifkan bahan pengembang yang ada dalam adonan.

Nah, ragi merupakan bahan pengembang yang paling diandalkan untuk bika ambon. Kalau muncul gelembung-gelembung kecil di permukaan adonan, berarti raginya sudah aktif dan bisa dipastikan si bika ambon akan terlihat cantik seratnya saat matang nanti.

Pastikan cetakan atau loyangnya panas

Ketika memanggang cake atau kue, memanaskan oven di awal adalah ketentuan wajib, ya. Namun untuk bika ambon, loyang atau cetakannya pun juga harus dipanaskan dulu sebelum dituang adonan.

Tujuannya agar bika ambon tidak bertekstur bantat setelah keluar oven. Nah supaya praktis, anda bisa panaskan cetakan sembari memanaskan oven. Loyang yang sudah panas nantinya akan menimbulkan suara desis ketika dituang adonan.

Jangan aduk adonan yang sudah dituang ke cetakan

Setelah adonan masuk dalam loyang, jangan rapikan atau aduk-aduk lagi, ya. Soalnya, perlakuan tersebut bisa mengubah komposisi kandungan dalam adonan, lho. Jika ada buih di permukaan adonan pun tak perlu disendok. Langsung saja masukan loyang tersebut ke dalam oven dan panggang hingga matang.

Buka oven atau tutup wajan sedikit ketika sedang masak

Bika ambon tidak memerlukan suhu panas untuk memanggang, yakni pakai suhu 150-180° Celcius dengan api bawah. Dan yang terpenting, buka sedikit pintu oven saat proses memanggang. Hal ini bertujuan supaya ada sirkulasi udara selama proses memanggang. Selain itu, bika ambon tidak akan kempis ketika dikeluarkan dari oven karena perubahan suhu panas ke suhu ruang secara mendadak.

Selain dipanggang dalam oven, anda juga bisa membuat bika ambon dengan cetakan kue lumpur. Letakkan cetakan kue lumpur di atas kompor dan panaskan dengan api sedang. Setelah cetakan panas, ubah jadi api kecil dan tuang adonan bika ambon. Nah cara panggang ini juga punya prinsip seperti oven, yakni buka sedikit tutup cetakan kue lumpur supaya bika ambon tidak kempis saat matang nanti.

Taraa, bika ambon siap disantap! Namun sebelum dikeluarkan dari cetakan, pastikan bikanya sudah dingin suhu ruang dulu. Bika yang masih panas umumnya sulit dikeluarkan dari cetakan. Selamat mencoba.

(sea)

Berita Terkait

Baca Juga