Gubernur Irwan Prayitno: Pariwisata Sumbar Kembali Menggeliat

Gubernur Irwan Prayitno Pariwisata Sumbar Kembali Menggeliat Irwan Prayitno (Dok. Pribadi)

Covesia.com - Bidang pariwisata adalah salah satu sektor yang menjadi perhatian di pemerintah Irwan Prayitno dan Nasrul Abit semenjak 2016 - 2021. Bahkan bidang ini menjadi unggulan di Sumbar. 

"Bidang pariwisata termasuk prioritas unggulan di Sumbar. Walau saat ini suasana masih pandemi Covid-19, sektor pariwisata tetap dijalankan," ungkap Gubernur Sumbar Irwan Prayitno beberapa waktu lalu di Auditorium Gubernuran. 

Meski sempat menutup tempat wisata ketika melakukan PSBB, kini pariwisata telah dibuka kembali. Adanya kebijakan baru terkait dengan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) pemerintah membuka kembali daerah-daerah wisata sejak awal Juli 2020.

“Di Indonesia, baru Sumbar pertama kali membuka pariwisatanya, yaitu di Kota Bukittinggi,” ungkap Irwan Prayitno.Banyak gubernur menanyakan bagaimana Sumbar bisa membuka kembali pada saat wabah virus corona terus merajalela menyerang rakyat Indonesia.

“Jawabnya ya itu, setiap pengunjung yang datang ke Sumbar, pelaku yang terlibat melayani pariwisata, kita wajibkan untuk lakukan swab test (PCR). Termasuk Hotel dan Restoran ataupun tempat UMKM yang menjual produk lokal,” ujarnya.

Dengan fasilitas swab gratis dari pemprov, para wisatawan kembali berkunjung ke Sumbar. Syarat ke Sumbar harus sehat dan pulangpun sehat.

Masyarakat Sumbar boleh keluar rumah, beraktivitas, ke masjid, ke pasar dan bekerja, namun harus mengikuti protokol kesehatan.

Ditambah lagi adanya Perda nomor 6 tahun 2020 tentang Adaptasi Kebiasaan Baru yang memiliki sanksi hukum berupa denda dan pidana kurungan. Perda ini yang pertama di Indonesia punya sanksi pidana.

“Kepada mereka yang melanggar Covid-19, baik sanksi denda sampai Rp15 juta ataupun pidana kurungan sampai satu bulan bagi yang tidak ikut protokol kesehatan,” jelasnya.

Irwan menyebutkan menurut data statistik Sumbar sudah positif pertumbuhan ekonominya yang sebelumnya minus. Itulah disebut dengan “New Normal” kembali seperti normal tetapi patuhi protokol kesehatan.

Pemprov bersama Kabupaten Kota tetap melakukan 3T (testing, tracing, treatment) adalah fokus pemerintah dalam penanganan Covid-19. Adanya MTQ Nasional Ke XXVIII juga meningkatkan perekonomian Sumbar dengan adanya kunjungan ribuan, hunian hotel penuh dan kunjungan pariwisata bergerak.

Di akhir Irwan mengajak masyarakat Sumbar peduli dengan pariwisata sebab sektor ini sangat potensial menyejahterakan masyarakat Sumbar.

(ila)

Berita Terkait

Baca Juga