Fiber Optik Mendarat di Mentawai, Pembangunan Infrastruktur Komunikasi Paling Cepat di Daerah 3T

Fiber Optik Mendarat di Mentawai Pembangunan Infrastruktur Komunikasi Paling Cepat di Daerah 3T Peresmian pendaratan Fiber Optik di Kepulauan Mentawai, Jumat (15/2/2019)(Foto: Covesia/ Septin Rahayu)

Covesia.com - Mentawai disebut melaju paling cepat dalam pembangunan infrastruktur komunikasi dari tiga daerah Terluar, Terdepan,  dan Tertinggal di Sumatera Barat yaitu kabupaten Solok selatan dan Pasaman barat.

"Sepuluh kecamatan di Mentawai termasuk istimewa karena sudah memiliki infrastruktur komunikasi dan jaringannya sudah dibagi hingga ke tingkat desa. Karena berada di pulau paling terluar, makanya kita utamakan dibandingkan daerah 3T lainnya yang berada di daratan," ujar Yeflin Luandri Kepala Dinas Kominfo Provinsi Sumbar mewakili Gubernur irwan Prayitno saat menghadiri peresmian pendaratan Fiber optik di pantai Mapaddegat, desa Tuapejat kecamatan Sipora utara Mentawai, Jumat (15/2/2019).

Selanjutnya Yeflin Luandri menyampaikan bahwa konektivitas internet sebaiknya dimanfaatkan untuk untuk peningkatan pembangunan di sektor pendidikan, kesehatan, dan ekonomi masyarakat.

"Saat ini yang menjadi tantangan Dinas Kominfo Mentawai yakni menyiapkan aplikasi yang efisien dan efektif untuk mengakomodir pelayanan terhadap publik secara online dengan perekrutan tenaga ahli di bidang IT. Ke depan, perlu ada Perda yang mengatur keamanan area yang dilalui kabel bawah laut," imbuhnya.


Sementara itu Yudas Sabaggalet Bupati Kepulauan Mentawai menekankan bahwa pembangunan kabel serat optik tidak hanya difokuskan di Pulau Sipora saja, namun nantinya akan disambungkan secara merata ke pulau Pagai maupun pulau Siberut.

"Menikmati akses telekomunikasi merupakan hak kita semua sebagai bagian dari NKRI. Berkat program nawacita Presiden Joko Widodo, kita bisa merdeka dari jaringan lelet. Saya berharap pembangunan konektivitas untuk daerah di luar Sipora jangan terlalu memakan waktu lama. Kita berharap jaringan internet nantinya juga dapat digunakan untuk hal-hal produktif meningkatkan perekonomian dan pendapatan daerah dari sektor pariwisata," tuturnya.

Diketahui,selama ini sudah ada beberapa OPD yang memiliki aplikasi namun belum terkoneksikan. Dengan adanya Fiber optik semoga tugas dalam pemerintahan dan pelayanan publik lebih efektif dan efisien.

Turut hadir dalam acara peresmian tersebut General Manager Telkom wilayah Sumbar, Forkopimda, Kepala OPD, Diskominfo, dan masyarakat.

Webtorial Pemprov Sumbar

Berita Terkait

Baca Juga