Facebook Tangguhkan 200 Aplikasi

Facebook Tangguhkan 200 Aplikasi Mark Zuckerberg menghadiri sidang Senat PErdagangan, Komite Transportasi dan Komite Hukum di Capitol Hill pada 10 April 2018 di Washington, DC. (Brendan Smialowski/ AFP)

Covesia.com - Facebook pada Senin (14/5/2018) mengatakan bahwa pihaknya telah menangguhkan "sekitar 200" aplikasi di platformnya sebagai bagian dari penyelidikan atas penyalahgunaan data pribadi para pengguna.

Penyelidikan ini diluncurkan setelah terungkap bahwa perusahaan konsultan politik Cambridge Analytica membajak data sekitar 87 juta pengguna Facebook saat mereka bekerja untuk kampanye Donald Trump 2016.

"Proses penyelidikan sedang berjalan lancar," kata pernyataan dari wakil presiden kemitraan produk Facebook Ime Archibong.

"Kami memiliki tim besar ahli internal dan eksternal yang bekerja keras untuk menyelidiki aplikasi-aplikasi ini secepat mungkin. Sampai saat ini ribuan aplikasi telah diselidiki dan sekitar 200 telah ditangguhkan - menunggu penyelidikan menyeluruh tentang apakah mereka benar-benar menyalahgunakan data apa pun. "

Terungkapnya kasus Cambridge Analytica telah mendorong penyelidikan di kedua sisi Atlantik dan membuat Facebook untuk memperketat kebijakannya tentang bagaimana data pribadi dibagikan dan diakses.

Facebook membuat perubahan kebijakan pada 2014 dengan membatasi akses ke data pengguna, tetapi mencatat bahwa beberapa aplikasi masih memiliki data yang diperolehnya sebelum revisi kebijakan itu.

(ant/utr)


Berita Terkait

Baca Juga