Perdagangan Satwa Berbasis Internet Dinilai Semakin Tinggi

Perdagangan Satwa Berbasis Internet Dinilai Semakin Tinggi Ilustrasi satwa langka. (sumber foto: ifaw.org)

Covesia.com - Perdagangan satwa langka di internet semakin tinggi dan menyebar luas ke berbagai kalangan, termasuk generasi muda.

Sepanjang 2014, Lembaga Perlindungan Hutan dan Fauna (Profauna) telah menerima 192 pengaduan dari masyarakat terkait kejahatan satwa liar. Kebanyakan kasus yang diadukan adalah perdagangan satwa liar secara online atau perburuan satwa liar yang diunggah di media sosial.

Sedikitnya, ada 78 kasus penegakan hukum terkait kejahatan satwa liar sepanjang tahun 2014.

"Itu pun hanya kasus yang terungkap ke permukaan, seperti adanya pemberitaan di media massa atau berdasarkan temuan tim Profauna," kata juru kampanye Profauna Indonesia, Swasti Prawidya Mukti lewat keterangan persnya di Jakarta, Rabu (7/1/2014).

(ant/zik)

Berita Terkait

Baca Juga