Tips Memilih Jenis Penyimpanan, Sebelum Membeli Laptop Baru

Tips Memilih Jenis Penyimpanan Sebelum Membeli Laptop Baru Ilustrasi Tips Memilih Jenis Penyimpanan

Covesia.com - Saat membeli laptop, spesifikasi dan kualitas merupakan pertimbangan awal sebelum memutuskan untuk membeli laptop.

Meski begitu ada juga beberapa bagian yang  juga harus diperhatikan, yaitu storage alias perangkat penyimpanan data di dalamnya. 

Jenis penyimpanan yang digunakan juga ikut berpengaruh terhadap kecepatan laptop saat digunakan.

Ada tiga jenis penyimpanan yang dipasang di laptop yaitu hard disk drive (HDD), solid state drive (SSD), dan solid state hybrid drive (SSHD). 

Berikut rincian kriteria utama untuk membantu menentukan pilihan hard disk yang tepat .

1. Bentuk dan ukuran

Tanpa komponen bergerak, SSD adalah pilihan penyimpanan tertipis yang tersedia di pasaran. tipe penyimpnan ini sangat cocok untuk PC tipis dan ringan serta desain industri yang lebih kompleks. 

Untuk notebook standar, SSD tersedia dengan tinggi 7 mm. HDD tersedia dalam desain standar 7 mm dan 15 mm.

2. Kapasitas

Hard disk selalu menyediakan kapasitas besar. Ukuran penyimpanan hard disk secara eksponensial lebih besar daripada solid state drive.

"Dikutip dari salah satu laman Leskompi, saat ini ada banyak varian harddisk yang bisa dipilih. Dari puluhan GB hingga lebih dari 1TB." 

Solid state hybrid drive juga menawarkan poin kapasitas maksimal dengan harga terjangkau, sementara solid state drive hanya terjangkau dengan kapasitas lebih rendah. Harga SSD berkapasitas tinggi semakin tinggi.

3. Kecepatan

SSD menghadirkan performa terbaik untuk menjalankan boot dan performa baca/tulis yang tinggi guna mendukung komputasi yang memerlukan kemampuan multitugas lebih baik. 

SSHD dapat menghadirkan performa serupa SSD saat menjalankan boot, pengaktifan, dan pemuatan. 

Hard disk biasanya menghadirkan performa yang memadai untuk sebagian besar platform PC yang dipasarkan dewasa ini.

Untuk kecepatan, SSD sendiri juga berbeda-beda. Tergantung dari jenis SSD dan komponen yang digunakan pada SSD.

4. Harga

Harga SSD berkapasitas rendah dapat dijangkau dalam kisaran 250GB hingga 500GB. Namun, SSD berkapasitas tinggi sangat mahal, khususnya saat diukur berdasarkan biaya per gigabyte. 

5. Daya tahan baterai

Solid state drive merupakan penyimpanan paling hemat daya. Solid state hybrid drive menempati posisi kedua dengan perbedaan tipis karena lebih sering berputar dibandingkan hard disk. 

Secara umum, penyimpanan tidak akan memengaruhi daya tahan baterai di komputer laptop lebih dari 10%. Daya prosesor dan layar LCD paling banyak berperan menghabiskan daya baterai.

6. Ketahanan

Ketahanan solid state drive dianggap lebih tinggi karena desainnya. Tanpa komponen bergerak, SSD tahan benturan, terjatuh, dan suhu ekstrem yang lebih tinggi. 

Kesimpulan, jika kamu butuh laptop untuk menyimpan banyak data, sebaiknya pilih saja laptop berbasiskan harddisk. Apabila kamu butuh kecepatan, seperti untuk main game atau desain, pilih saja SSD atau bisa keduanya.

laptop dengan SSD berkapasitas besar, biasanya punya harga yang mahal. Biasanya, laptop dengan SSD 512 GB punya harga lebih mahal dari laptop dengan harddisk 2 TB.

(ppl)


Berita Terkait

Baca Juga