Meski Diizinkan, PSSI Pertimbangkan Kompetisi Digelar Tanpa Penonton atau Tidak

Meski Diizinkan PSSI Pertimbangkan Kompetisi Digelar Tanpa Penonton atau Tidak Ketum PSSI Mochamad Iriawan (Iwan Bule)

Covesia.com - Badan sepakbola Indonesia PSSI masih mempertimbangkan apakah liga di Indonesia digelar tanpa penonton atau dengan kehadiran penonton. 

Diketahui, PSSI dan PT LIB telah sepakat untuk kembali melanjutkan liga 1 dan 2 musim 2020 yang sempat terhenti akibat pandemi corona Covid-19.

“Memang Menteri Kesehatan sudah menyatakan bisa saja penonton hadir dalam kegiatan olahraga dengan aturan-aturan ketat, tapi kami akan kaji. Karena pertandingan toh akan disiarkan juga lewat televisi,” ujar Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan yang dikutip laman PSSI, Senin (22/6/2020).

Jika nantinya diputuskan tanpa penonton, Ketua Umum PSSI berharap para suporter tidak hadir ke stadion maupun menggelar acara-acara nonton bareng di kafe.

“Silakan saksikan di televisi. Kami akan siapkan atmosfer di stadion bisa hidup meski tanpa penonton, sebagaimana liga-liga di Eropa yang kini berjalan di masa Covid-19,” jelasnya.

Iriawan menggarisbawahi, klub-klub peserta liga telah sepakat mengutamakan kepentingan nasional dengan mengikuti kompetisi yang akan bergulir lagi.

“Kita harus optimistis untuk menggulirkan kembali liga. Bagaimanapun FIFA menilai aktivitas setiap federasinya di masa Covid-19 ini. Apalagi negara-negara tetangga kita juga sudah menggelar kompetisi liga, menyesuaikan kondisi dengan penanganan Covid masing-masing,” urainya.

Kompetisi dijadwalkan kembali bergulir antara September atau Oktober yang akan berjalan dengan suasana berbeda, tentunya sesuai dengan protokol kesehatan dan tatanan kebiasaan baru yang digariskan pemerintah.

“Kami sudah membuat sebelas buku panduan protokol kesehatan terkait pelaksanaan kompetisi di masa Covid-19. Komunikasi dengan klub dan Asprov juga terus kami lakukan,” kata Iriawan.

Sementara itu, terkait persiapan Timnas U-19 menuju Piala Dunia U-20, Ketum PSSI yang akrab disapa Iwan Bule itu akan menggil sesegara mungkin pada pemangku kepentingan.

“Latihan secara daring terus dilakukan, tapi dalam waktu dekat akan kita panggil untuk bertemu secara langsung,” jelasnya.

Iwan Bule menjelaskan, timnas akan berjuang keras sesuai harapan publik di Piala Dunia U-20 2021.

“Kita akan berjuang maksimal di sana,” kata mantan Kapolda NTB, Jabar dan Metro Jaya itu.

(dnq)

Berita Terkait

Baca Juga

`