Bukittinggi Tolak Jadi Tuan Rumah Tiga Cabor di Porprov 2020, Pemko: Perlu Persetujuan Legislatif 

Bukittinggi Tolak Jadi Tuan Rumah Tiga Cabor di Porprov 2020 Pemko Perlu Persetujuan Legislatif  Wakil Walikota Bukittinggi, Irwandi (dua dari kanan baju hitam) dan ketua koni Sumbar Syaiful (kanan baju putih) saat menghadiri Musorkot Koni Bukittinggi 2020, Minggu (23/2/2020).

Covesia.com - Pemerintah Kota Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar) menyebut perlu persetujuan anggota legislatif terkait kesiapan Bukittinggi menjadi lokasi pelaksanaan tiga cabang olahraga (Cabor) porprov 2020.

"Keputusan tidak hanya ada di tangan pemerintah kota perlu adanya persetujuan dari anggota dewan," kata Wakil Walikota Bukittinggi, Irwandi saat menghadiri Musorkot Koni Bukittinggi 2020, Minggu (23/2/2020).

Ia menegaskan Bukittinggi tidak menolak untuk dijadikan lokasi penyelenggaraan tiga cabang olahraga itu di ajang pekan olahraga provinsi 2020 nanti, namun perlu ada persetujuan dan pembahasan lebih lanjutan dengan lembaga legislatif terkait anggaran untuk pelaksanaan. 

Sebelumnya, Koni Provinsi Sumbar menunjuk kota Bukittinggi untuk menjadi tuan rumah pelaksanaan tiga cabang olahraga yakni Kempo, Basket dan Tenis Meja. Namun Bukittinggi belum menyanggupi menjadi tuan rumah pelaksanaan tiga cabang olahraga tersebut dikarenakan anggaran yang belum ada. 

Ketua KONI Provinsi Sumbar, Syaiful saat di Bukittinggi mengatakan pihaknya sudah menerima bahwa kota Bukittinggi tidak mampu untuk menjadi tuan rumah pelaksanaan tiga cabang olahraga. 

"Mungkin pemerintah kota perlu koordinasi lebih lanjut dan butuh persiapan," sebutnya. 

Kendati demikian KONI Sumbar memiliki alternatif lain dengan menunjuk Kota Solok dan Solok Selatan sebagai tuan rumah untuk pelaksanaan tiga cabang olahraga tersebut. 

"Meski demikian Bukittinggi tetap menjadi peserta Porprov 2020," ucapnya. 

(deb) 


Berita Terkait

Baca Juga

`