Menyongsong Era Baru Timnas Indonesia Bersama Shin Tae-yong

Menyongsong Era Baru Timnas Indonesia Bersama Shin Taeyong PSSI secara resmi memperkenalkan pelatih Shin Tae-yong, Sabtu (28/12/2019) (Dok: PSSI)

Covesia.com - Shin Tae-yong sudah resmi menjadi pelatih Timnas Indonesia. Era baru skuad Garuda bersama juru taktik asal Korea Selatan itu dimulai.

Tae-yong sudah menandatangani kontrak dengan PSSI pada 28 Desember 2019. Pelatih 49 tahun itu akan memulai tugas, Senin (6/1/2020). Tak akan cuma menjadi pelatih Timnas senior, tapi Tae-yong juga bertugas untuk menangani Timnas kelompok umur.

Tugas berat sudah menanti Shin Tae-yong bersama Timnas. Indonesia masih harus menjalani tiga laga sisa di Kualifikasi Piala Dunia 2020. Yang terdekat, Indonesia akan melawan Thailand di Rajamangala Stadium pada 26 Maret.

Dengan sudah menelan lima kekalahan, Indonesia sepertinya sudah tak mempunyai peluang untuk lolos ke Qatar.

Tae-yong akan mengumpulkan 60 pemain terbaik di Indonesia untuk Timnas senior dan Timnas U-20 pada pekan depan. 'Seleksi' yang dilakukan oleh Tae-yong itu rencananya akan digelar di Bali.

Untuk menangani tim-tim kelompok umur, Tae-yong tak akan bekerja sendirian. Dia bertindak sebagai manager coach yang mengepalai head coach dan staf lainnya.

Beberapa nama sudah mengapung untuk menjadi asisten pelatih Tae-yong juga yang menjadi pelatih untuk kelompok umur. Indra Sjafri, Seto Nurdiantoro, dan Nova Arianto yang ada dalam daftar PSSI.

Tae-yong sudah mempunyai prioritas di tahun 2020. Ajang Piala Asia U-19 di Uzbekistan yang diutamakan oleh eks pelatih Korea Selatan itu.

"Setelah Timnas senior menelan kekalahan dalam lima pertandingan (kualifikasi Piala Dunia 2022 Qatar), saya tak akan terlalu memperdulikan rekor. Tapi, saya ingin memimpin tim agar bisa meraih hasil bagus di Piala Asia U-19 di bulan Oktober," kata Tae-yong di Korea seperti yang dikutip detik.com, Senin (6/1/2020).

"Saya tak diberi tekanan tinggi mengenai posisi finis kami di Suzuki Cup, tapi sejak turnamen ini mendapatkan sedikit atensi dari Park, saya ingin tim kami bermain bagus, meski kami tak bisa menjadi juara. Di turnamen ini, saya ingin menantang diri saya sendiri sejauh mana tim kami bisa melaju," dia menambahkan.

(dtc/dnq)

Berita Terkait

Baca Juga

`