150 Atlet Ikut Ramaikan Lomba Paralayang Kejurnas Bukik Tambun Dharmasraya

150 Atlet Ikut Ramaikan Lomba Paralayang Kejurnas Bukik Tambun Dharmasraya Foto: Dokumen Pemkab Dharmasraya

Covesia.com - Sebanyak 150 atlet bakal meramaikan Kejuaraan Internasional Paralayang Trip of Indonesia Seri 5 yang bakal digelar di Taman Aero Sport Bukit Tambun Kabupaten Dharmasraya, pada 5 - 8 Desember 2019.

Pada seri ini, selain 150 atlet lokal, ada pula atlet internasional yang ikut dalam kejuaraan ini. Diantaranya dari Singapura. Mereka akan memperebutkan sejumlah trofi dari beberapa nomor dan uang pembinaan dengan total sebesar Rp 226 juta.

Menurut Kadis Budparpora Sutan Hendri, TROI bertujuan untuk mengenalkan olahraga paralayang kepada masyarakat secara umum dengan memberdayakan sebanyak mungkin sumber daya lokal serta mengolah potensi wisata di lokasi pertandingan.

"Kami meyakini nantinya masyarakat luas akan lebih mengetahui jika di Dharmasraya ada tempat yang indah, sehingga sport tourism benar-benar menjadi kenyataan," ujarnya.

Dia juga mengatakan, olahraga memiliki efek multiple. Dimana event seperti TROI tak hanya hanya menggali prestasi tapi juga mencoba gali potensi wisata di daerah.

"Selain olahraga, bisa juga dimanfaatkan aspek ekonominya oleh masyarakat, hiburan, aspek wisata yang mampu mendongkrak perekonomian daerah tersebut dan pasti akan terjadinya silaturahmi masyarakat di area pelombaan untuk menonton pertandingan, menikmati kuliner yang tersedia sehingga membuat ketahanan sosial kita menjadi lebih kuat," tukuknya.

Sutan Hendri berharap, dari iven ini akal lahir atlet-atlet paralayang yang unggul di masa mendatang. Muara akhir dari semua ini disebutnya yaitu menciptakan atlet yang dapat mengharumkan nama bangsa dan negara.

Selain sokongan dari pemerintah pusat lewat Kemenpora, TROI juga mendapatkan dukungan penuh dari pemerintah Kabupaten Dharmasraya. Bupati Dharmasraya Sutan Riska Tuanku Kerajaan sepakat olahraga bisa berdampak ke berbagai sisi kehidupan.

"Melalui olahraga ekstrem ini yang memiliki impact yang banyak, termasuk bergandengan dengan pariwisata. Oleh karena itu saya sangat berharap ivent seperti ini dapat terus berkelanjutan di Dharmasraya, karena memiliki manfaat yang banyak. Selain mencetak atlet sebagai kaderisasi juga penyatuan dengan wisata, sehingga adanya perputaran ekonomi," katanya.

Dia juga mengatakan, Dharmasraya memiliki pesona wisata dari peninggalan sejarah, yang saat ini sedang berlangsung dan di gelar ivent Pamalayu.

(ril)

Berita Terkait

Baca Juga