Raih Empat Poin di EPA 2019, Peluang Semen Padang FC U18 ke Babak Selanjutnya Masih Terbuka

Raih Empat Poin di EPA 2019 Peluang Semen Padang FC U18 ke Babak Selanjutnya Masih Terbuka Foto: Yunami NF

Covesia.com - Tim Semen Padang FC (SPFC) U18 raih empat poin dalam laga ketiga putaran kedua lanjutan Elite Pro Academy (EPA) 2019 menghadapi tamunya, Perseru BLFC U18, Sabtu (7/9) dan Minggu (8/9).

Tiga poin didapat anak asuh Dian Rama Putra setelah mampu memenangkan laga serie kedua, sore ini, (Minggu, 8/9) di Lapangan Sepakbola Semen Padang FC.

SPFC U18 terlebih dahulu unggul dua gol dalam laga ini. Gol-gol "Kabau Sirah Mudo" di cetak oleh Gusvio pada menit ke-32 dan Dwi Geno pada menit ke-38 melalui titik putih. Satu-satunya gol balasan Perseru BLFC di cetak oleh bunuh diri pemain belakang SPFC U18, M. Zidan menit ke-44.

Sedangkan dalam laga serie satu, Sabtu (7/9) sore kemarin, SPFC U18 harus puas dengan satu poin setelah hanya mampu bermain imbang 2-2. Sempat tertinggal dua gol melalui Abdul Rahman menit ke-23 dan Chandra Wijaya menit ke-32, SPFC U18 menyamakan kedudukan lewat aksi Genta Alparedo menit ke-39 dan Amar menit ke-79.

Pelatih kepala SPFC U18, Dian Rama menyebutkan mengapresiasi capaian empat poin dari dua laga yang dilalui anak asuhnya.

"Konsepnya dalam kompetisi ini adalah pembinaan. Jadi kemenangan bukanlah tujuan utama. Tapi meskipun demikian dalam laga ini anak-anak mampu tampil maksimal dengan hasil yang juga maksimal," ujarnya.

Dian Rama menambahkan, anak asuhnya mampu menerapkan dan menerjemahkan taktik dan strategi yang diinginkan oleh tim pelatih dalam lapangan. Itu menjadi kunci permainan timnya menjadi solid.

"Kita memang lebih fokus kepada permainan tim, peningkatan kualitas bermain dari anak-anak daripada sebuah kemenangan. Empat poin yang kita dapat adalah bonus dari usaha dan kerja keras pemain. Kita ingatkan untuk terus bisa berproses lebih baik," tambahnya.

Mengenai peluang lolos kebabak selanjutnya, Dian Rama Putra mengatakan tidak terlalu memikirkan target tersebut. Yang jelas tim pelatih akan berusaha sebaik mungkin menyiapkan pemain yang berkualitas.

"Untuk peluang lolos masih terbuka. Karena jarak perbedaan poin diklasemen juga tidak terlalu mencolok, kecuali PSIS. Tapi intinya kita tidak memikirkan lolos atau tidaknya, yang terpenting kita bisa menghasilkan pemain yang berkualitas. Seandainya nanti lolos, ya Alhamdulillah," tandasnya.

(ynm)

Berita Terkait

Baca Juga