Pelatih Semen Padang FC Tunggu Hasil Lisensi Pro AFC

Pelatih Semen Padang FC Tunggu Hasil Lisensi Pro AFC Pelatih Semen Padang FC, Syafrianto Rusli. (Yumami/ Covesia.com)

Covesia.com - Pelatih Semen Padang FC, Syafrianto Rusli mengaku masih menunggu hasil dari kursus pelatih lisensi Pro AFC yang diikutinya. Pelatihan lisensi Pro AFC telah berakhir sejak 20 April 2019 lalu.

Sebagai salah satu peserta yang ikut dari total 24 pelatih diseluruh Indonesia, belum ada yang menerima hasil dari kursus pelatih tersebut.

“Benar, sampai saat ini belum ada kabar terkait hasil kursus ini dan kita masih terus menunggu,” ujarnya di Mess Indarung, Kamis, (20/6/2019).

Menurut dia, seluruh pelatih yang mengikuti lisensi level tertinggi di konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) telah menjalani seluruh modul yang ada namun hingga saat ini belum ada keputusannya.

“Kita tentu masih menunggu keputusan dari AFC sebagai konfederasi sepak bola Asia mengenai hasilnya yang nantinya diteruskan kepada PSSI,” tambahnya.

Ia mengatakan serangkaian modul dilakukan di berbagai kota baik di Indonesia juga di luar negeri untuk mengasah kemampuan melatih para pelatih yang mengambil lisensi tersebut.

Syafrianto Rusli sendiri mengikuti modul terakhir di Yogyakarta pada tanggal 14-20 April lalu. Sebelumnya, Syafrianto Rusli juga sudah praktek lapangan dilapangan Mess Indarung 5 April lalu yang langsung disaksikan oleh Bader A. SH Ahmad yang notabene instruktur AFC dari Kuwait dan kebeberapa kota termasuk ke Spanyol.

Sebelumnya, PSSI mendaftarkan 20 pelatih menjalani kursus AFC Pro bersama empat pelatih asing yakni pelatih Timnas U-23 Malaysia Ong Kim Swee, Adam bin Abdullah dan Elavaran yang semuanya berasal dari Negeri Jiran dan yang dari Jepang, Fujiwara.

Diantara 20 pelatih, ada nama-nama mentereng seperti Djajang Nurjaman, Bambang Nurdiansyah, Aji Santoso, Wolfgang Pikal, Rudy Eka Priyambada, Joko Susilo, Liestiadi, Hanafing, Tony Ho dan Emral Abus.

Selain itu, Rahmad Darmawan, Iwan Setiawan, Nil Maizar, Indra Sjafri, Widodo C Putro,Yeyen Tumena, Mundari Karya, Yunan Helmi, Seto Nurdiantara dan Syafrianto Rusli

Sebelumnya Direktur Teknik PSSI, Danurwindo mengatakan untuk Indonesia saat ini belum ada satu pun pelatih yang mengantongi sertifikat Pro AFC.

Kursus ini dilakukan sebagai persiapan salah satu persyaratan dari AFC bahwa nantinya pada tahun 2020 setiap pelatih di kompetisi profesional level teratas harus memiliki lisensi Pro AFC.

"Kursus pelatih Pro AFC yang kami laksanakan nanti adalah modul satu dari total tujuh modul yang ada dan ini bisa berlangsung hampir satu tahun lamanya,"kata dia.

Digelarnya kursus lisensi Pro AFC merupakan sejarah bagi Indonesia dan PSSI karena ini merupakan yang pertama.

Salah satu syarat untuk mengikuti kursus ini yakni harus memiliki lisensi A AFC dan empat tahun terakhir aktif menangani tim profesional.

PSSI sendiri berharap jika nanti pelatih-pelatih ini sudah mengantongi lisensi Pro AFC, mereka bisa berkarir sampai keluar negeri.

(ykl)


Berita Terkait

Baca Juga