Fakta-fakta Kasus Pemerkosaan Ronaldo

Faktafakta Kasus Pemerkosaan Ronaldo Cristiano Ronaldo (Dok: Juventus)

Covesia.com - Tudingan pemerkosaan yang diarahkan ke Cristiano Ronaldo diyakini tak akan segera tuntas. Apakah perkara hukum ini bisa menjerat Ronaldo ke dalam bui?

Sangkaan pemerkosaan yang dilakukan Ronaldo menjadi salah satu berita paling mengejutkan di 2018. Saat itu seorang wanita asal Amerika Serikat mengaku diperkosa Ronaldo, saat keduanya bertemu pada 2009.

Ronaldo dan juga Juventus menolak semua tudingan tersebut. Namun pemeriksaan kasus tersebut terus dilakukan oleh kepolisian Las Vegas.

Berikut fakta-fakta tudingan pemerkosaan yang dilakukan Cristiano Ronaldo yang dikutip detik.com, Jumat (11/1/2019).

1. Kathryn Mayorga sang pelapor

Yang melaporkan Ronaldo atas tuduhan tindak pemerkosaan adalah Kathryn Mayorga. Dia warna negara Amerika Serikat yang kini berusia 34 tahun. 

Mayorga melaporkan kejadian pemerkosaan yang terjadi pada 2009. Peristiwanya terjadi di Palms Casino Resort pada bulan Juni. Mereka pergi ke sana setelah bertemu dan berkenalan di sebuah klub malam. 

Peristiwa itu terjadi tak lama setelah Ronaldo dibeli Real Madrid dari Manchester United dan menjadi pemain termahal di dunia.

Setelah 10 tahun tutup mulut, Mayorga akhirnya buka suara tahun lalu. Dia mengajukan tuntutan ke kepolisian Las Vegas. Penyelidikan ini masih terus berjalan.

Sampai sebelum kasusnya mencuat ke publik, Mayorga berprofesi sebagai guru sekolah dasar. 

2. Berhubungan Suka sama suka, Ronaldo Menyangkal Tuduhan

Cristiano Ronaldo (dan juga Juventus) menyangkal semua tudingan yang datang. Melalui pengacaranya, juga diungkapkan sendiri melalui media sosial, Ronaldo tegas menyebut dirinya tak bersalah atas tudingan pemerkosaan.

Pengacara Ronaldo sempat mengatakan kalau hubungan yang terjadi adalah secara sadar dan sama-sama suka.

Ronaldo menyebut pemerkosaan adalah tindakan yang sangat dia tentang. Pemilik lima Ballon d'or itu juga menolak memberi komentar ke media karena akan dimanfaakan oleh pihak yang mencari popularitas atas namanya.

3. Ronaldo Sudah Bayar 'Uang Damai'

Setahun setelah peristiwa tersebut, Ronaldo menyetor uang sejumlah US$ 375.000. Dengan 'uang damai' tersebut Mayorga diminta tak membongkar ke publik apa yang sudah terjadi antara mereka. 

Pihak Ronaldo juga menyaratkan Mayorga tak mengajukan tuntutan hukum. Kabarnya Mayorga sudah menandatangani surat kesempakatan tersebut, ini yang membuat posisi Ronaldo dianggap lebih kuat jika kasusnya berlanjut ke pengadilan.

Namun pengacara Mayorga menyebut kliennya dapat posisi terpukul dan tergoncang secara psikologis saat ditawari uang dan kesepakatan tutup mulut oleh Ronaldo.

4. Sponsor Ronaldo Bakal Pergi?

Saat Maria Sharapova positif doping, sponsor berbondong-bondong pergi. Bagaimana pada kasus Ronaldo?

Sejauh ini belum ada sponsor yang menyatakan pergi. Itu bisa dipahami karena kasus ini baru pada tahap awal dan belum sampai ke vonis pengadilan.

Nike, salah satu sponsor terbesar Ronaldo, mengatakan kalau mereka 'benar-benar prihatin' dengan tudingan yang diarahkan ke Ronaldo dan akan terus mengawasi perkembangannya. Sementara itu saham Juventus dikabarkan sempat turun saat kasus ini pertama merebak.

EA Sports, yang menjadikan Ronaldo sebagai cover game laris FIFA, memutuskan menghilangkan wajah Ronaldo dari situs mereka.

5. Proses Hukum yang Akan Panjang

Tudingan pemerkosaan ini diyakini akan memakan waktu yang panjang dan menyita perhatian Ronaldo. Fakta bahwa polisi membuka kembali kasus ini setelah 10 tahun berlalu mengindikasikan kalau ada bukti baru yang bisa memberatkan Ronaldo.

Perkembangan terbaru, kepolisian Las Vegas sudah meminta Ronaldo menyerahkan sampel DNA miliknya. Pengacara Ronaldo mengklaim kalau permintaan contoh DNA adalah hal yang wajar dalam kasus-kasus seperti ini.

(dtc/dnq)

Baca juga: Usut Laporan Pemerkosaan, Polisi Las Vegas Minta Sampel DNA Ronaldo

Berita Terkait

Baca Juga