PSSI Berlakukan Aturan Baru di Babak 32 Piala Indonesia

PSSI Berlakukan Aturan Baru di Babak 32 Piala Indonesia Ilustrasi

Covesia.com - PSSI menerapkan aturan baru di Piala Indonesia. Masing-masing tim peserta boleh mendaftarkan 30 pemain, PSSI juga akan hukum tim yang walk out.

Babak 32 besar Piala Indonesia bergulir mulai 22 Januari hingga 6 Februari. Pertandingan bakal menggunakan format kandang dan tandang.

Sekjen PSSI Ratu Tisha Destria menjelaskan ada perubahan regulasi, khususnya soal pendaftaran pemain. Yakni, setiap tim diperbolehkan mendaftarkan 30 nama. 

Tisha menimbang regulasi itu bisa dimanfaatkan kontestan untuk seleksi pemain menuju kompetisi musim depan.

"Untuk babak 32 besar kali ini, selain persiapan untuk Piala Indonesia itu sendiri, PSSI membuka pendaftaran pemain baru. Jadi pemainnya itu boleh untuk tidak mengikuti regulasi pemain yang kemarin Liga 1, Liga 2, dan Liga 3 di regulasi 2018. Jadi akan keluar regulasi baru, pemain boleh didaftarkan sebanyak 30 orang," kata Tisha di Hotel Sultan, Jakarta, Selasa (8/1/2019).

Nantinya, setiap tim peserta boleh mengganti tujuh pemain saat memasuki babak 16 dan 8 besar Piala Indonesia 2018. Tapi, tidak untuk babak semifinal hingga final.

"Dengan setiap babak di 16 besar dan 8 besar itu boleh diganti 7 orang. Jadi ada 23 pemain yang tetap terdaftar hingga babak final, namun di babak 16 besar dan 8 besar klub boleh mengganti maksimal 7 orang pemain. Hal ini dirasa penting untuk semua klub melakukan persiapan sebelum kompetisi dimulai. Klub bisa melakukan uji coba dengan baik, bisa juga turut meramaikan sepak bola yang ada di daerah dan seleksi yang di daerah," Tisha menjelaskan.

Babak 16 besar Piala Indonesia dijadwalkan dilakukan pada 11 Februari sampai 19 Februari. Selanjutnya, babak delapan besar dimulai pada 24 Februari sampai 2 Maret, semifinal 7 dan 12 Maret, sedangkan final dihelat pada 17 dan 24 Maret. 

PSSI Akan Tindak Tegas Klub yang Tak Ikut Babak 32 Besar Piala Indonesia

PSSI juga akan menerapkan sanksi tegas kepada klub yang mengundurkan diri dari Piala Indonesia atau tidak menggelar pertandingan. Sanksi bisa berupa hukuman hingga denda.

"Ini di babak 32 besar akan lebih ketat, di regulasinya juga akan ada, apabila ada pengunduran diri ataupun tidak menyelenggarakan (pertandingan) dan lain sebagainya, ada sanksi tidak hanya berupa kalah, bisa juga berupa denda. Bisa juga dinaikan ke Komite Disiplin (Komdis PSSI), apabila itu dinilai adanya unsur kesengajaan," kata Tisha.

"Jadi ini komitmen bagi klub-klub semua, dikarenakan kami harus menghargai langkah klub-klub yang telah terhenti di babak 128 dan 64 besar. Mereka tidak main-main dalam mempersiapkan itu. Jadi alangkah baiknya klub-klub baik Liga 1, Liga 2, dan Liga 3 yang lolos ke babak 32 besar mempersiapkan diri dengan baik," dia menambahkan.

(dtc/dnq)

Baca juga: Berikut Hasil Undian 32 Besar Piala Indonesia, Semen Padang Jumpa PS Tira

Berita Terkait

Baca Juga