Perebutan Tahta Liga 2, PSS Sleman Waspadai Mantan Pemain dan Lini Tengah Semen Padang FC

Perebutan Tahta Liga 2 PSS Sleman Waspadai Mantan Pemain dan Lini Tengah Semen Padang FC Pelatih PSS Sleman dan Semen Padang FC dalam sesi konferensi pers hari ini, Senin (3/12/2018)

Covesia.com - Duel perebutan tahta Liga 2 mempertemukan PSS Sleman melawan Semen Padang FC di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Selasa (4/12/2018) malam. Laga ini diprediksi bakal berjalan sengit. Bagi PSS Sleman sendiri, dua sosok yang akan menjadi perhatian khusus adalah bomber Semen Padang FC, Riski Novriansyah dan Mardiono.

Selain status pertandingan nanti menjadi penentuan tim terbaik di kasta kedua musim 2018, laga ini sekaligus akan menjadi ajang reuni bagi Riski Novriansyah yang cukup lama menjadi bintang bagi PSS. Dua musim lamanya Riski Novriansyah menghabiskan waktu bermain untuk Elang Jawa. Begitu pun dengan Mardiono yang menjalani masa peminjaman selama setengah musim lalu.

Riski Novriansyah yang juga mantan striker Sriwijaya FC itu hampir tak tergantikan sebagai ujung tombak tunggal milik tim Elang Jawa pada musim 2016 dan 2017.

Tetapi, kiprah Riski bersama PSS tak begitu apik. Pada 2016, PSS dibawanya hingga ke final Indonesia Soccer Championship (ISC) B, namun kalah dari PSCS Cilacap.

Begitu pula pada Liga 2 musim 2017, PSS hanya mampu bersaing sampai di babak 16 besar saja. Riski Novriansyah tercatat juga pernah bekerja sama dengan pelatih PSS saat ini, Seto Nurdiyantoro.

Seto lantas memberikan komentarnya menjelang laga final. Seto mengakui Riski Novriansyah merupakan penyerang yang berkualitas dan wajib diwaspadai.

"Saya tahu Riski penyerang yang berbahaya. Saya juga tahu betul kualitas dan karakter dia seperti apa. Tentu sangat diwaspadai. Tidak hanya Riski, tapi semua pemain Semen Padang karena mereka sudah mencapai final, tentu bukan lawan yang sembarangan,"ujarnya.

Sedangkan Mardiono, dalam setengah musim bersama PSS Sleman di musim 2017 juga mampu membuktikan menjadi senjata mematikan PSS Sleman. Berapa kali Mardiono mampu mencetak gol menentukan saat berseragam Sleman. Sayang kiprahnya bersama Sleman terhenti di babak 16 besar, Mardiono juga menjadi duet mematikan bersama Riski Novriansyah.

Selain dua pemain tersebut, Seto juga menyoroti lini tengah Semen Padang FC yang juga menjadi kekuatan Kabau Sirah.

Klub kebanggaan Urang Awak ini juga memiliki nyawa permainan di lini tengahnya, yakni Irsyad Maulana, Manda Cingi dan Rudi yang menjadi kekuatan tersendiri.

"Lini tengah Semen Padang FC cukup kuat dan bagus. Sekali lagi kami akan lebih mewaspadai Semen Padang secara tim, tak hanya tiap individu pemain," imbuh Seto.

"Kita sama-sama tahu, Semen Padang FC memiliki banyak pemain berkualitas. Jadi sangat pantas mereka diunggulkan dalam laga final ini. Tapi bagaimana pun juga kami ingin menyempurnakan target managemen. Kita siap untuk laga esok siapapun yang meraih gelar juara itulah yang terbaik di Liga 2 nanti." tutupnya dalam sesi konferensi pers hari ini, Senin (3/12/2018) di Lor In Hotel, Sentul.

PSS Sleman sendiri berhasil menembus final Liga 2 setelah menyingkirkan Kalteng Putra lewat keunggulan agregat 2-0. Sementara Semen Padang FC mengeliminasi Persita Tangerang dengan agregat 3-2. Baik PSS maupun Semen Padang FC sudah sama-sama memastikan promosi ke Liga 1 musim 2019.

(ykl/rdk)

Berita Terkait

Baca Juga