Mengenal Tim Anti Doping di TdS 2018

Mengenal Tim Anti Doping di TdS 2018 Ilustrasi pebalap Tour de Singkarak 2018 pada etape IV (Foto: Covesia/ Primadoni)

Covesia.com - Menunjang spotrifitas dalam olah raga, dan mengantisipasi penggunaan zat terlarang bagi para atlet, panitia pelaksana Tour de Singkarak X 2018 siapkan tim anti doping.

Salah seorang tim Anti Doping Tour de Singkarak, 2018 Zahotman Eka Putra mengatakan, pemeriksaan pada atlet yang dipimpin oleh doping inspector dari australia Mr. William dilakukan secara ketat terutama kepada  para pemenang di setiap etape. 

"Setelah mencapai finish, para juara etape langsung melakukan pemeriksaan, melalui urine dan juga dilakukan kepada 5 atlet lainnya pada setiap etape," ujarnya saat di konfirmasi Covesia.com, Rabu (7/11/2018).

Dilanjutkan Zahotman, selesai pertandingan para atlet langsung menuju ruang doping untuk mengambil tabung dan didampingi maneger masing masing  menuju kamar mandi. 

"Setelah urine para atlet diambil, lalu dikirim ke laboratorium di India untuk dilakukan pemeriksaan, dan hasilnya akan diketahui beberapa bulan kemudian," lanjutnya.

Tidak hanya saat finish pengawasan atletpun dilakukan di sepanjang rute, jika dicurigai petugas akan mengawal gerak-gerik secara ketat saat masih mengikuti Tour de Singkarak.

"Para pengawas juga menantau disepanjang jalur, atlet yang menggunakan doping akan terlihat berbeda dari yang lainnya, baik dari segi tenaga dan tingkat kelelahan, jika dicurigai petugas akan memberikan pengawasan khusus," ungkapnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, para atlet yang nantinya diketahui menggunakan doping, gelar juaranya akan dicabut, membayar denda serta menerima sangsi tidak diperbolehkan mengikuti pertandingan untuk beberapa tahun kedepan.

(han/don)


Berita Terkait

Baca Juga