386 Personel Gabungan Siap Amankan TdS di Pasaman

386 Personel Gabungan Siap Amankan TdS di Pasaman Suasana apel gabungan gelar pasukan sebagai bentuk dari kesiapan pengamanan jalannya etape ke-5 Tour de Singkarak 2018, di Halaman Kantor Bupati Pasaman, Selasa (06/11/2018). (Foto: Heri Sumarno/covesia)

Covesia.com - Sebanyak 386 personie gabungan bakal diturunkan dalam pengamanan Tour de Singakarak (TdS) di Kabupaten Pasaman yang masuk pada titik finish etape 5 pada Kamis (8/11/2018) mendatang.

Hal ini sebagaimana disampaikan oleh Kapolres Pasaman, AKBP Hasanuddin saat melaksanakan upacara apel gabungan gelar pasukan sebagai bentuk dari kesiapan pengamanan jalannya etape ke-5 Tour de Singkarak 2018, di Halaman Kantor Bupati Pasaman, Selasa (06/11/2018).

"Kita siapkan 386 personil gabungan dalam pengamanan TdS di Etape 5 dimana Kabupaten Pasaman menjadi titik Finish tepatnya didepan Kantor Bupati Pasaman. Adapun rinciannya yaitu, Polisi 258 orang TNI 30 orang, POM 3 orang, Dishub 40 orang, Satpol PP dan Damkar 40 orang dan BPBD 15 orang,"kata AKBP Hasanuddin didampingi Kabag Ops, Kompol Syahrul Chan.

Selanjutnya kata AKBP Hasanuddin, untuk Perwira Pengawas berjumlah 5 Personil dan Perwira Penggal berjumlah 21 Personil. Kemudian ditambah dengan Perwira Pengendali untuk Parkir Utara dan Parkir Selatan serta ditambah dengan parkir Official serta parkir VIP.

"Disamping itu masing-masing personil juga bertanggung jawab di persimpangan dan kantong-kantong parkir yang mana diperlukan untuk penutupan jalan Pembalap yang akan dilewati. Untuk Etape ke 5 ( lima ) star dimulai di Kabupaten Lima Puluh Kota pada hari Kamis pagi tanggal 08 Nopember 2018 dan Finish di halaman Kantor Bupati Pasaman,"tambahnya.

AKBP Hasanuddin menegaskan akan siap mengamankan Iven Tour de Singkarak ini.

“Ini artinya daerah kita Sumbar, khususnya Pasaman akan dikunjungi tamu Internasional. Sebagai tuan rumah yang baik sudah seharusnya tamu yang datang itu merasa aman dan nyaman selama berada di daerah ini. Apel ini salah satu bentuk kesiapan Polres Pasaman bersama instansi terkait dalam pengamanan para peserta TdS saat atau selama melintasi reute yang akan mereka lewati,"tegasnya.

Kepada personil di lapangan, kata dia nantinya sudah harus benar-benar dapat melaksanakan tugas dengan sebaik mungkin dan bertanggung jawab dengan tugas yang telah diberikan pimpinan. Sehingga potensi gangguan dengan cepat teridentifikasi dan dapat segara diantisipasi.

“Jangan sampai ada gangguan, hambatan serta kesalahan baik itu pengamanan terbuka maupun tertutup yang sasaranya benda atau barang serta route TdS,”tutupnya.

(hri/utr)

Berita Terkait

Baca Juga