Pasaman Titik Finish Etape 5 Tour de Singkarak Tahun 2018

Pasaman Titik Finish Etape 5 Tour de Singkarak Tahun 2018 Ilustrasi (Doc.covesia)

Covesia.com - Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat, terpilih menjadi lokasi grand finish etape 5 dalam ajang balap sepeda bergengsi kelas dunia, Tour de Singkarak (TdS) ke-10 di Provinsi Sumbar pada tahun 2018 ini. Sementara Kabupaten 50 Kota menjadi grand start dalam ajang tahunan tersebut.

"Ya benar, sekarang Kabupaten Pasaman menjadi lokasi grand finish TdS ke-10 Tahun 2018 ini, dengan lokasi finish tepatnya di depan Kantor Bupati Pasaman," kata Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata, Ricky Riswandi kepada Covesia.com, Sabtu (03/11/2018).

Ricky mengatakan, dalam event olahraga bergengsi internasional yang sudah memasuki tahun ke 10 ini, Kabupaten Pasaman dipercaya menjadi tuan rumah finish etape 5, yang menurut jadwal bakal dilaksanakan pada, Kamis (8/11) mendatang.

"Untuk grand opening (pembukaan) TdS di Provinsi Sumatera Barat ini rencananya bakal dilaksanakan di Novotel Kota Bukittinggi, pada Sabtu (3/11) malam ini sekitar pukul 19.00 WIB. Dalam pembukaan tersebut, rencananya bakal dihadiri oleh Kemenparekraf RI serta seluruh kepala daerah yang ada di Sumbar,” katanya.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Pariwisata Disparpora Pasaman, Puji Radial menambahkan dalam etape 5 ini akan mengambil start di Kabupaten 50 Kota dan finish di Lubuk Sikaping, tepatnya di Kantor Bupati Pasaman.

“Untuk rute yang akan ditempuh para pebalap nantinya sepanjang 170,5 Kilometer. Sebelum finish di Kantor Bupati Pasaman, para pebalap nantinya bakal berputar dulu hingga ke Sawah Panjang, melewati Jalan By Pass hingga ke Simpang Tugu Makam Pahlawan dan berputar kembali ke jalan Sudirman dan baru finish di Kantor Bupati Pasaman,” ucapnya.

Untuk mensukseskan ajang internasional itu, kata Puji Radial Pemkab Pasaman telah mengucurkan anggaran sekitar Rp220 juta. 

Ditambahkannya, pada saat ini segala sesuatunya telah dipersiapan untuk menyambut para pebalap TdS tersebut hadir di ranah Pasaman ini.

“Mulai dari sarana dan prasarana, serta penyambutan disaat finish nantinya telah kita siapkan. Untuk acara hiburan, kita juga akan menampilkan sanggar kesenian tradisional Pasaman SAIYO, band, menyanyi dan menari. Kita berharap, agar seluruh lapisan masyarakat Pasaman juga ikut mendukung dan mensukseskan event internasional yang diadakan hanya setahun sekali ini," tukasnya.

(eri)


Berita Terkait

Baca Juga