Atlet Para Renang Jendi Pangabean Torehkan Emas ke-24 Indonesia

Atlet Para Renang Jendi Pangabean Torehkan Emas ke24 Indonesia Perenang Indonesia Jendi Pangabean melakukan selebrasi setelah menjadi yang tercepat dalam nomor renang 100 meter gaya punggung putra S9 Asian Para Games 2018 di Stadion Akuatik, Senayan, Jakarta, Kamis (11/10/2018). Jendi berhasil meraih emas dalam nomor

Covesia.com - Medali emas Jendi Pangabean pada nomor renang 100 meter gaya punggung putra S9 memberikan semangat sekaligus optimisme bagi kontingen Indonesia dalam perburuan medali pada tiga hari terakhir Asian Para Games 2018. Emas tersebut melengkapi perolehan medali Indonesia menjadi 24 emas di ajang pesta olah raga se Asia penyandang disabilatas itu.

Pada pertandingan hari keenam Asian Para Games 2018 di Jakarta, Kamis, kontingen tuan rumah menambah perolehan satu medali emas, empat medali perak, dan lima medali perunggu.

Tim estafet para-renang putra Indonesia yang terdiri dari Guntur, Jendi Pangabean, Tangkilisan Steven Sualang, dan Suriansyah merebut medali perunggu pada nomor renang 4x100 meter estafet gaya ganti putra 34 poin.

Pada cabang para-atletik, atlet putri Ni Made Arianti Putri menyumbang medali perak pada perlombaan nomor lari 400 meter T13. Medali yang sama dipersembahkan atlet putra Nur Ferry Pradana pada nomor lari 400 meter putra T45/46/47.

Sementara, Eko Saputra menyabet medali perunggu nomor lari 400 meter putra T12.

Pebalap sepeda putri Sri Sugiyanti pada nomor para-balap sepeda individual pursuit 3.000 meter putri menyumbang medali perak bagi kontingen Merah-Putih.

Kemudian, Herman Halawa menyumbang medali perunggu pada nomor perlombaan putra individual pursuit 4.000 meter putra pada cabang para-balap sepeda.

Tim sprint putra kelas C1-5 juga menyumbang medali perunggu pada cabang para-balap sepeda.

Cabang para-angkat berat menyumbang satu medali perak dan satu medali perunggu pada Kamis. Medali perak dipersembahkan Sriyanti pada kelas lebih dari 86 kilogram putri. Sedangkan Ni Nengah Widiasih menyumbang medali perunggu pada nomor 86 kilogram putri.

"Kami bersyukur karena pada hari kelima kami dapat melebihi target meraih medali emas. Tentu target ini adalah usaha maksimal. Tapi, masih ada hari esok dan kita akan berjuang untuk meraih pundi-pundi emas," kata Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi selepas menonton perlombaan para-renang.

Kontingen Indonesia, menurut Menpora, masih berpeluang untuk menambah perolehan medali pada cabang bulu tangkis, lawnboul, dan catur.

"Saya akan terus menyemangati atlet agar mereka bisa terus bersemangat. Tentu kita senang berada di tribun penonton dan siap teriak-teriak serta loncat-loncat," kata Menpora seperti yang dikutip dari Antara,Jumat (12/10/2018).

Menpora berjanji akan mengumumkan secara resmi bonus yang akan diperoleh para peraih medali Asian Para Games hari ini.

Pada pertandingan hari keenam, kontingen Indonesia masih bertahan pada posisi sementara keenam dengan total 24 medali emas, 33 medali perak, dan 39 medali perunggu.

Kontingen Uzbekistan berada di atas Indonesia atau peringkat kelima sementara dengan total 31 medali emas, 20 medali perak, dan 16 medali perunggu.

Pada posisi puncak, kontingen China seakan tidak terkejar dengan mengoleksi 137 medali emas, 69 medali perak, dan 49 medali perunggu. Kontingen Korea Selatan menempel di bawahnya pada posisi sementara kedua dengan pengumpulan 43 medali emas, 37 medali perak, dan 34 medali perunggu.

Kontingen Iran dengan 40 medali emas, 32 medali perak, dan 32 medali perunggu menempati posisi sementara tiga pada hari keenam. Sedangkan kontingen Jepang yang sempat menempati posisi sementara kelima naik pada posisi keempat dengan total 31 medali emas, 52 medali perak, dan 56 medali perunggu.

(ant/dnq)

Berita Terkait

Baca Juga