Pengacara Ronaldo Tuding Tuduhan Perkosaan Merupakan Rekayasa

Pengacara Ronaldo Tuding Tuduhan Perkosaan Merupakan Rekayasa Cristiano Ronaldo (@juventusfcen)

Covesia.com - Pengacara pesebakbola Cristiano Ronaldo, Peter S. Christiansen menuding tuduhan perkosaan yang disangkakan kepada kliennya oleh model asal Amerika Serikat, Kathryn Mayorga merupakan hasil rekayasa.

Dikutip dari Spotrmole.com, Kamis (11/10/2018), Christiansen menyebutkan dokumen yang diajukan sebagai bukti telah direkayasa oleh peretas sebelum ditayang ke media (majalah Jerman, Der Spiegel).

"Dokumen-dokumen yang diduga mengandung pernyataan Cristiano Ronaldo yang telah tayang di media sudah melalui proses rekayasa. Jadi tidak ada keraguan bagi Ronaldo untuk menyangkal semua tuduhan tersebut," ujar Christiansen.

Lebih lanjut pengacara yang berbasis di Las Vegas itu menjelaskan jika pada 2015 ada peretasan besar-besaran yang terjadi di belahan Eropa.

Peretas ini kemudian berusaha untuk menjual informasi ke media yang tidak bertanggung jawab.

Media tersebut telah menerbitkan informasi yang telah direkayasa oleh sang peretas.

Dokumen-dokumen yang dimaksud oleh Peter S Christiansen itu telah dibagikan oleh situs web Football Leaks dan majalah Jerman bernama Der Spiegel.

Meski begitu, Der Spiegel bersikukuh jika dokumen yang telah mereka terbitkan adalah sebuah kebenaran.

Sebelumnya Der Spiegel menulis, perkosaan itu diduga terjadi pada Juni 2009 di sebuah kamar hotel di Las Vegas, menurut Leslie Mark Stovall, pengacara untuk terduga korban, Kathryn Mayorga.

Ronaldo dan Mayorga kemudian mencapai kesepakatan di luar pengadilan, menurut Stovall seperti yang dilaporkan di majalah itu.

Dikatakan, menurut Stovall, bahwa dia telah berjanji tidak akan membicarakan tuduhan itu lagi dan Ronaldo bersedia membayarnya 375.000 dolar AS.

(dnq)

Baca juga: Skandal Seks Ronaldo, Pengacara Tuntut Majalah Der Spiegel

Berita Terkait

Baca Juga