Jamu Liverpool, Pochetino Minta Anak Asuhnya Serius

Jamu Liverpool Pochetino Minta Anak Asuhnya Serius Mauricio Pochettino (@Spurs)

Covesia.com - Pelatih Tottenham Hotspur, Mauricio Pochettino menuntut sikap yang lebih baik dari para pemainnya saat menghadapi Liverpool di Wembley, Sabtu (15/09/2018) malam nanti

Pochettino merasa perlu mengingatkan para pemainnya karena saat ditaklukkan tuan rumah Watford, sang juru taktik itu menuduh anak-anak asuhnya bermain tidak serius.

Rekor kemenangan seratus persen Tottenham akhirnya terhenti di tangan Watford ketika dikalahkan 1-2, padahal mereka sudah unggul lebih dulu 1-0 dan kekalahan tersebut membuat kesal Pochettino.

"Jika Anda menonton pertandingan melawan Watford kembali, Anda melihat kami bermain sangat lambat, sangat ceroboh, dari awal," kata pelatih asal Argentina itu seperti yang dikutip Antara di Jakarta.

"Sepertinya kami berpikir, `OK, ini adalah sore yang indah di Watford, Elton John ada di tribun ...` rasanya seperti berjalan-jalan santai di Hyde Park dengan anak saya," tambahnya mengacu pada penyanyi Inggris Elton John yang juga menjabat sebagai Presiden Kehormatan Watford.

Liverpool yang tela menghabiskan banyak uang untuk belanja pemain, akan menjadi ujian bagi Spurs yang sebelumnya mencatat empat kemenangan beruntun di awal musim kompetisi.

Menurut Pochettino, jika pemain masih memperlihatkan sikap yang sama seperti saat dikalahkan Watford, maka mereka berada dalam kondisi darurat.

Tottenham mencatar rekor yang mengesankan di bawah Pochettino karena berhasil menempati peringkat tiga besar dalam tiga musim kompetisi terakhir.

"Untuk memenangi pertandingan, kami perlu fokus selama 95 menit. Jika tidak, Anda harus membayar akibat tidak fokus tersebut. Jika tidak hari ini, maka besok," katanya.

"Itulah yang sangat penting dalam sepakbola. Menghormati lawan adalah dengan mencetak sekali, dua, tiga, empat, lima, atau sepuluh gol," katanya menambahkan.

Pochettino mengatakan bahwa kesalahan yang dilakukan saat dikalahkan Watford adalah karena ia "tidak bisa mengubah situasi", tapi setelah hari-hari yang menyakitkan itu, pemain bisa kembali bermain lebih baik.

"Tentu saja sekarang untuk menang melawan Liverpool, kami harus mengubah suasana hati dan mengubah persepsi dan segalanya," katanya.

Tottenham mengalahkan Liverpool 4-1 di awal musim kompetisi tahun lalu dan menempati posisi ketiga klasemen akhir Liga Utama Inggris, berada di atas Liverpool.

"Kenyataannya mereka memiliki tim yang sangat bagus," tutup Pochettino.

(ant/dnq)

Berita Terkait

Baca Juga