Gagal Podium di Misano, Rossi Sebut Itu Memalukan

Gagal Podium di Misano Rossi Sebut Itu Memalukan Ritual rutin Valentino Rossi sebelum memulai pabalap MotoGP juga dilakukan di MIsano, Minggu (09/09/2018) (Dok: MotoGP)

Covesia.com - Pebalap nyentrik Valentino Rossi gagal meraih podium pada balapan seri ke-13 di Sirkuit San Marino, Misano, Italia, Minggu kemaren.

Pebalap Yamaha itu hanya mampu finis di urutan ke tujuh yang sejatinya membalap di depan publiknya sendiri.

Gagal podium, Rossi menyebutkan ini balapan kali ini sangat memalukan bagi dirinya dalam mewujutkan eforia pendukungnya yang telah menghiasi warna kuning bergestur nomor 46 di Misano.

"Ini balapan yang sulit. Memalukan, tidak bisa kompetitif di Misano, di hadapan para fans," ujar Rossi dikutip Crash.net, Senin (10/09/2018).

Rossi mengalami peningkatan pada sepeda motornya pada sesi latihan terakhir di Misano dan menatap balapan dengan penuh keyakinan.

"Saya sebetulnya memprediksi akan tampil lebih kuat karena di latihan bebas keempat, saya tidak terlalu buruk," terangnya.

"Tetapi karena satu dan lain hal yang tidak kami mengerti, balapan berjalan lebih sulit. Sejak pemanasan pagi, kami kepayahan. Saya, Vinales, juga Zarco," tuturnya.

Lagi-lagi Rossi menyoroti permasalahan ban dan elektronik Yamaha dalam kegagalannya. Namun hal itu tidak berlaku bagi Ducati dan Honda sebagai rivalnya. 

Terbukti rider kedua pabrikkan itu meraih podium di Misano, Andrea Dovizioso (Ducati) podium Pertama, Marc Marquez (Honda) kedua dan Cal Crutchlow (Honda) ketiga.

Rossi membeberkan, sejak awal balapan dalam tiga tahun terakhir, Yamaha mampu bersaing di papan atas, namun memasuki paruh kedua mereka terus tertinggal dari Ducati dan Honda.

"Dalam tiga musim terakhir, kami memulai dengan level yang cukup bagus. Tetapi setelah memasuki paruh kedua, sepertinya secara teknis kami lebih menderita," ungkap Rossi dalam menyinggu kinerja Yamaha.

"Bahkan, jika Anda mengambil hasil saya, saya membuat lebih banyak podium di babak pertama daripada babak kedua, dalam tiga tahun terakhir ini."

"Jadi sepertinya Ducati dan Honda mampu mengembangkan sepeda mereka dengan cara yang lebih baik, dibandingkan dengan kita. Jadi ini masalah. Mereka (Yamaha) perlu memahami mengapa!," tutup Rossi.

(dnq)

Baca juga: Kurang Memuaskan Pada Sesi Latihan Bebas, Rossi Incar Posisi Sepuluh Besar Kualifikasi

Berita Terkait

Baca Juga