Daihatsu Astec Open 2018 Digelar di Padang

Daihatsu Astec Open 2018 Digelar di Padang (Foto: Yumami/Covesia)

Covesia.com - Daihatsu sebagai produsen mobil yang juga pangsa pasarnya laris di Indonesia, aktif dalam melakukan berbagai kegiatan Brand Social Responsibility yang salah satunya adalah komitmennya terhadap bidang olahraga, khususnya Bulutangkis. Daihatsu memilih bulutangkis, karena bulutangkis merupakan olahraga paling favorit kedua di Indonesia setelah sepakbola, yang berpotensi untuk terus berkembang dan terbukti berprestasi hingga kancah internasional.

Setelah sukses dengan turnamen bulutangkis di tahun sebelumnya, kali ini Daihatsu ASTEC Open 2018 hadir perdana di Padang. Daihatsu Astec Open 2018 bekerjasama dengan Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) memilih Padang karena dikenal sebagai salah satu kota yang memiliki banyak pemain muda berbakat.

Turnamen yang terdaftar dalam agenda PBSI ini akan ditabuh di GOR PT Semen Padang, 4-8 September mendatang. Meski baru pertama kali digelar di Padang, namun level sirkuit ini B Nasional. Dengan level ini bisa memperbesar peluang para atlet untuk masuk seleksi Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas).

Dalam konferensi pers hari ini, Senin (27/8/2018) di sebuah resto di kota Padang, pengurus PBSI yang diwakili oleh ketua hariannya, Basir Basyar menyebutkan sangat antusias dan bersyukur kota padang ditunjuk sebagai penyelenggara pada tahun ini.

"Kita sangat bersyukur Daihatsu memilih Padang dari 10 Kota penyelenggaran Daihatsu Astec Open 2018 ini. Momen ini harus dimanfaatkan para pebulutangkis muda asal Sumbar," terangnya.

"Total hadiah yang diperebutkan dalam iven ini Rp70 juta. Karena iven ini terbuka, peserta tidak hanya berasal dari Sumbar tapi juga dari luar Sumbar. Dari data yang diberikan PB PBSI, ada peserta dari timur," tutupnya.

Turnamen Daihatsu Astec Open 2018 ini mempertandingkan tujuh kategori, namun untuk di Padang ini hanya mempertandingkan empat kategori. Kategori itu, usia dini (di bawah 11 tahun), anak-anak (di bawah 13 tahun) pemula (di bawah 15 tahun) dan Remaja (di bawah 17 tahun).

Sementara Pimpinan Daihatsu Sumbar Jefri Kurniawan mengatakan, kejuaraan bulutangkis ini merupakan program kerjasama antara Daihatsu dengan Alan & Susy Technology (ASTEC). Ajang ini telah digelar untuk ketiga kalinya sejak tahun 2016. Kejuaraan Daihatsu ASTEC Open 2018 dibagi menjadi beberapa kategori berdasarkan umur, dimulai dari U-13, U-15, U-17, U-19, Dewasa dan Veteran.

“Kami mengucapkan terima kasih atas respons yang baik dari masyarakat Indonesia, khususnya Sahabat Daihatsu di Padang. Semoga kejuaraan ini dapat berkontribusi pada kejayaan bulutangkis Indonesia hingga kancah internasional, serta menjadikan Daihatsu lebih dekat dengan masyarakat Indonesia,”sebutnya.

"Secara nasional, Daihatsu menargetkan 6500 peserta. Untuk padang sendiri yang menjadi kota ketujuh penyelenggaraan tahun ini kita menargetkan 600 orang perserta"tutupnya.

Dalam konferensi pers ini, turut hadir ketua panitia, Damri. Dia menjelaskan dari segi persiapan panitia pelaksana sudah sangat siap untuk menggelar kejuaraan ini. Termasuk dari antusiasme peserta sampai saat ini.

"Kita sudah sangat siap menggelar event ini. Kita memilih Gor Semen Padang, karena dari tahun ke tahun kita selalu menyelenggarakan disana. Ada lima lapangan yang akan kita maksimalkan untuk even ini. Pendaftaran sendiri sudah dibuka secara online melalui web PB PBSI. Untuk biaya, pendaftar tunggal dikenakan biaya 150 ribu sedangkan pasangan 200 ribu," ujarnya.

"Saat ini tercatat sudah 325 orang yang mendaftar. Kita targetkan sebanyak 650 orang. Peserta diantaranya 60% dari sumatera dan sisanya berasal dari kalimantan dan makassar," tutupnya.

(ykl)

Berita Terkait

Baca Juga