Usai Ditaklukkan City di Community Shield, Sarri Tegaskan akan Gunakan Pemain dengan Motivasi Tinggi

Usai Ditaklukkan City di Community Shield Sarri Tegaskan akan Gunakan Pemain dengan Motivasi Tinggi Maurizio Sarri (kiri) saat memimpin Chelsea kontra Man City dalam laga Community Sheild (@ChelseaFC)

Covesia.com - Manajer Chelsea Maurizio Sarri menegaskan hanya menginginkan pemain yang memiliki motivasi tinggi, di tengah ketidakpastian masa depan beberapa pemain dalam klub Liga Inggris itu.

Sarri menyatakan ingin berbicara dengan kiper Thibaut Courtois pekan depan setelah agen pemain asal Belgia itu, Christophe Henrotay sempat mengatakan bahwa kliennya ingin meninggalkan Stamford Bridge dan menatap Real Madrid sebagai salah satu kemungkinan tujuan dalam bursa transfer yang akan ditutup Kamis (09/08/2018) pekan ini.

"Saya tidak perlu bereaksi terhadap pihak agen, saya tidak tertarik," kata Sarri setelah timnya kalah 0-2 dari Manchester City dalam laga Community Shield, Minggu kemaren.

Courtois tidak dimainkan dalam laga tersebut, dan penggantinya, Willy Caballero petang itu mendapat pengalaman dalam menghadang serbuan Manchester City.

"Saya ingin mendengar dari Courtois besok. Saya hanya menginginkan pemain dengan motivasi sangat tinggi," terang Sarri sebagaimana yang dikutip Antara, Senin (06/08/2018).

Sarri mengalami masalah dengan sempitnya waktu persiapan setelah para pemainnya libur panjang usai Piala Dunia 2018.

Eden Hazard dan N`Golo Kante juga absen pada pertandingan di Wembley tersebut usai tampil di Piala Dunia, sementara Willian hanya menjadi pengganti.

Sarri sempat menjanjikan untuk mengembalikan kegembiraan di Chelsea, namun penampilan hari Minggu itu membuktikan bahwa ia harus berpikir keras agar Chelsea benar-benar siap tampil di kompetisi Liga Inggris musim ini.

Sepekan menjelang menghadapi Arsenal, ia mengaku belum bisa mememastikan seberapa lama para pemainnya dapat menyesuaikan dengan metode yang dibawanya.

"Saya tidak tahu. Saya baru datang ke sini tiga pekan lalu, dan hanya bertemu enam pemain," ungkap pelatih Italia itu.

"Cukup sulit. Kami punya ide-ide untuk menekan, namun terkadang tidak bisa segera," tutupnya.

(ant/dnq)

Berita Terkait

Baca Juga