Fernandinho dan Keluarga Jadi Korban Penghinaan Rasial Pasca-Gol Bunuh Diri di Piala Dunia

Fernandinho dan Keluarga Jadi Korban Penghinaan Rasial PascaGol Bunuh Diri di Piala Dunia Fernandinho (daylimail)

Covesia.com - Gelandang Brasil Fernandinho dan anggota keluarganya menjadi korban penghinaan rasial di situs jejaring sosial sejak gol bunuh dirinya di Piala Dunia pada Jumat, saat Brasil disingkirkan Belgia di perempat final Piala Dunia di Rusia.

Beberapa pengguna internet menyebut pemain Manchester City itu “monyet,” sementara beberapa lainnya bahkan mengancam akan membunuhnya setelah kekalahan 2-1 Brasil.

Akun instagram istri pemain tersebut, Rosa Glaucia, juga penuh dengan penghinaan. “(Kesalahan) suami Anda merusak segalanya,” bunyi salah satu komentar.

Ibu Fernandinho harus menutup akun Instagram-nya karena banyaknya komentar menghina di profilnya.

Terkejut dengan pesan bernada rasial itu, puluhan pengguna internet bergegas membela Fernandinho di jejaring sosial.

Di situs Mundo Negro, yang mengkhususkan diri dalam budaya orang kulit hitam, pesan yang diilustrasikan oleh foto Fernandinho menegaskan bahwa “kekalahan Brasil dan golnya sendiri tidak membenarkan rasisme. Tidak ada yang membenarkan rasisme. Kami bersama Anda Fernandinho.”

Pada Jumat malam, wartawan Globo TV Glenda Kozlowski menangis di depan kamera, berbicara tentang betapa khawatirnya keluarga pemain itu. (ant/adi)

Berita Terkait

Baca Juga