Buffon Merasa Pertandingan Melawan Madrid di Liga Champions Buatnya Hidup

Buffon Merasa Pertandingan Melawan Madrid di Liga Champions Buatnya Hidup Gianluigi Buffon (juventus.com)

Covesia.com - Kapten Juventus Gianluigi Buffon mengakui bahwa kadang-kadang dia melakukan kesalahan, tetapi pertandingan dramatis Liga Champions melawan Real Madrid telah membuatnya merasa hidup, Senin (16/04).

Kiper berusia 40 tahun itu diusir oleh wasit Michael Oliver setelah memprotes keras penalti di menit terakhir saat laga di Stadion Bernabeu yang membuat Juventus tersingkir dari Liga Champions.

Dirampas dari peluang yang mungkin menjadi kesempatan terakhirnya untuk mengangkat satu-satunya gelar utama yang belum pernah dia raih dalam kariernya, pemenang Piala Dunia 2006 tersebut mengecam keras wasit dan setelah pertandingan menyebutnya sebagai "seorang pembunuh," karena membunuh impian Juventus.

"Keputusan yang kami buat adalah cara untuk mendefinisikan diri dan menjadikan kami seperti apa yang kami inginkan," kata Buffon dalam sebuah acara sponsor di Turin, pada Senin.

"Anda bahkan bisa bertindak terlalu jauh, terkadang salah. Tetapi itu berarti Anda hidup, dan itulah mengapa saya lahir ke dunia."

Buffon mengatakan ini akan menjadi musim terakhirnya dan dia mengumumkan pensiun dari tim nasional Italia setelah kegagalan dramatis negaranya untuk lolos ke putaran final Piala Dunia untuk pertama kalinya dalam 60 tahun.

Juventus - dua kali kalah di laga final dalam tiga tahun terakhir - bangkit kembali dari kekalahan Liga Champions mereka dengan kemenangan 3-0 atas Sampdoria pada Minggu yang menempatkan mereka selangkah lagi meraih gelar Serie A ketujuh berturut-turut.

(ant/adi)

Berita Terkait

Baca Juga