Dukung Piala Dunia 2026 di Maroko, Sepp Blatter Minta Kasus Korupsi Platini Ditutup

Dukung Piala Dunia 2026 di Maroko Sepp Blatter Minta Kasus Korupsi Platini Ditutup Sepp Blatter (mirror)

Covesia.com - Mantan presiden FIFA Sepp Blatter pada Kamis (08/03) mengatakan bahwa dia semakin tidak sabar dengan penyelidikan korupsi yang berujung digulingkannya Michel Platini.

Blatter mengatakan "tidak ada" yang terjadi sejak September 2015, tanggal pembukaan persidangan terhadapnya karena "manajemen korup" yang berasal dari pembayaran dua juta Franc Swiss (sekitar Rp24 miliar) ke Platini, mantan kepala badan Sepak Bola Eropa UEFA, sambil menambahkan bahwa "kasus ini agak lama."

Dalam sebuah wawancara, Blatter (82) juga menyatakan dukungannya untuk Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Maroko dan tidak dilakukan di Amerika Serikat / Kanada / Meksiko.

Blatter adalah presiden FIFA dari 1998 sampai Juni 2015 ketika dia mundur beberapa hari setelah memenangkan pemilihan ulang untuk masa jabatan kelimanya ketika gelombang skandal terungkap.

Dia kemudian dilarang dari seluruh kegiatan sepak bola oleh FIFA selama delapan tahun, sebuah hukuman yang kemudian dikurangi menjadi enam tahun terkait pembayaran ke Platini, mantan teman dan sekutu-nya.

Blatter mengatakan bahwa dia dan Platini adalah korban sebuah "eliminasi ganda."

"Di kalangan tertentu mereka tidak ingin Platini menjadi presiden FIFA karena dia adalah alasan Piala Dunia 2022 tidak diberikan ke Amerika Serikat (tetapi ke Qatar). Dan kalangan lainnya, termasuk beberapa di FIFA, mengatakan 'kami sudah muak dengan Blatter'."

(ant/adi)

Berita Terkait

Baca Juga