Kalah dari JDT, Persija Jakarta Fokus Final Piala Presiden 2018

Kalah dari JDT Persija Jakarta Fokus Final Piala Presiden 2018 Aksi Bambang Pamungkas dalam laga melawan Johor Darul Ta’zim (JDT) di Piala AFC (Dok:Persija)

Covesia.com - Usai bertanding di AFC Cup, Persija pagi ini langsung bertolak ke Singapura untuk kemudian terbang ke Jakarta via bandara Cangi. Para pemain sudah melupakan kekalahan di laga perdana ketika bertemu Johor Darul Ta’zim (JDT), Rabu (14/2/2018) malam.

"Pemain sepakat untuk fokus ke final Piala Presiden. Kami memang punya waktu mepet. Tiba di Jakarta. Istirahat lalu coba lapangan. Tapi itu harus kami lakukan dan mudah-mudahan semua berjalan bagus dan sesuai rencana," ungkap coach Persija, Stefano Cuggura atau karib dipanggil Teco dikutip laman resmi klub, Kamis (15/02/2018).

Soal lawan yang dihadapi Persija yaitu Bali United, pelatih asal Brasil ini menyebut, timnya sudah tahu betul permainan Spasojevic dan kolega. "Kami sudah tahu permainan mereka karena bertemu di babak penyisihan. Strategi apa yang akan kami pakai nanti tidak bisa kami beberkan," urainya.

Yang jelas menurut Teco, momen final di stadion yang baru direnovasi, Gelora Bung Karno (GBK) harus dimanfaatkan. "The Jakmania pasti penuh dan itu menjadi salah satu semangat kita, semangat pemain pemain di lapangan," jelasnya.

Marko Simic yang tidak dibawa ke Johor mengaku sudah fit dan siap bermain di partai puncak. Simic memang tidak sabar untuk bertemu Bali United. Selain ingin menunjukkan skill terbaiknya, ia juga tidak sabar bertemu Spaso, teman baiknya yang kini sudah menjadi WNI.

"Akan sangat menyenangkan bertemu dia. Pasti saya akan lebih bersemangat lagi," tegasnya. 

Meski peluangnya untuk menjadi top skor sangat terbuka, namun ia menyebut kemenangan lebih penting dibanding menambah gol. "Yang penting menang dan tim juara," tutupnya.

(ykl/dnq)

Baca juga: Hadapi Persija di Final, Bali United Yakin Suporternya Beri Dukungan Penuh

Berita Terkait

Baca Juga