Tanpa Dzhalilov, Sriwijaya FC Siap Kalahkan Bali United

Tanpa Dzhalilov Sriwijaya FC Siap Kalahkan Bali United Manuchekhr Dzhalilov (Dok: Piala Presiden)

Covesia.com - Manuchekhr Dzhalilov, pemain terbaik Piala AFC 2017 dipastikan tak akan memperkuat Sriwijaya FC pada laga leg kedua semi final Piala Presiden 2018 melawan Bali United di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Rabu (14/02/2018).

Hal ini lantaran Manu mendapatkan akumulasi kartu kuning oleh wasit Oki Dwi Putra saat leg pertama, beberapa hari lalu.

Nama-nama seperti Nur Iskandar dan Yogi Rahardian disiapkan Sriwijaya FC untuk menggantikan peran Manu. Nama lainnya adalah Esteban Vizcarra yang memiliki kualitas tidak jauh berbeda dengan Manu.

Asisten Pelatih Sriwijaya FC, Francis Wewengkang mengaku, meski Manu absen namun hal itu tidak akan menurunkan kualitas Sriwijaya FC.

"Secara umum persiapan kami sama seperti pertandingan sebelumnya. Yang pasti kami punya pola dan strategi yang akan kami mainkan nanti. Untuk pemain, memang kita harus kehilangan satu pemain karena terkena akumulasi," ujar Francis.

Kendati begitu, sambung Francis, Sriwijaya FC tetap harus mewaspadai Bali United. Sebab, Bali United memiliki benteng pertahanan yang kokoh, sehingga sulit bagi anak asuhnya itu untuk menembusnya. Apalagi saat ini Bali United diketahui akan menampilkan pemain andalannya saat menjamu Laskar Wong Kito. Bali United mengorbankan satu laga mereka di penyisihan grup AFC Cup demi persiapan matang laga ini.

"Ya memang benar sekali Bali United salah satu tim yang sudah lama dibentuk, team worknya sangat baik. Tapi tentunya kami sudah mempunyai satu startegi khusus untuk membuat Bali United tidak berkembang seperti halnya di pertandingan kemarin. Kita akan coba meredam kekuatan mereka sehingga kita dapat menguasai pertandingan," lanjut Pria yang sering disapa coach Enal ini.

Disinggung mengenai kekuatan Bali United yang di pastikan akan tampil menyerang saat bermain di kandang, Enal mengaku hal tersebut tidak membuat mental anak asuhnya itu menjadi rapuh. Ia justru menilai apapun bisa terjadi. Terlebih, saat ini timnya telah menyiapkan startegi khusus untuk merobohkan kekokohan dinding tim berjuluk Serdadu Tridatu ini.

"Setiap tim saat bermain di kandang mempunyai nilai tambah karena semangat mereka tidak mau kalah, namun dalam sepakbola itu tidak menjadi ukuran tertentu," jelasnya.

Sementara itu gelandang Sriwijaya FC Yuu Hyun Koo mengaku siap mengusung kemenangan dan bertekad membawa Sriwijaya FC melenggang ke laga Final Piala Presiden 2018.

"Menghadapi Bali, saya rasa kita semua sudah siap. Kita selalu optimis untuk menang dan masuk final, karena kami ingin sekali bertemu dengan Persija di GBK," tutupnya.

(ykl/dnq)

Baca juga: Wawan Hendrawan Bertekat Bawa Bali United ke Final Piala Presiden 2018

Berita Terkait

Baca Juga