4 Paslon Gubernur Mendaftar, Mulyadi: Ekonomi di Sumbar Drop, Gairah Politik Meningkat

4 Paslon Gubernur Mendaftar Mulyadi Ekonomi di Sumbar Drop Gairah Politik Meningkat Mulyadi

Covesia.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumbar menerima 4 pendaftaran bakal pasangan calon Gubernur dan calon Wakil Gubernur Sumbar hingga Minggu malam. Empat bapaslon itu ialah Mahyeldi-Audy, NA-IC, Fakhrizal-Genius dan Mulyadi-Ali Mukhni.

"Semakin banyak pasangan artinya semakin banyak orang yang meyakinkan diri untuk membangun Sumbar. Kita melihat saat ini ada 4 pasang, tentu memiliki tujuan yang sama bagaimana ke depan kita membangun Sumbar lebih baik, khusus saya menjadikan Sumbar berkah sejahtera," ungkap Mulyadi salah satu calon Gubernur dari partai Demokrat, di Padang Minggu malam, (6/9/2020).

Baca juga: Mulyadi - Ali Mukhni Bapaslon Gubernur - Wakil Gubernur Datangi KPU di Hari Terakhir

Lebih lanjut Mulyadi mengatakan pilkada tahun ini lebih menarik dibanding 2015 lalu. "Padahal suasana Covid-19, ekonomi sedang drop tapi gairah politik meningkat di Sumbar,"ujarnya. 

Bukan hanya di pilgub tapi juga di kabupaten kota. Namun demikian Mulyadi mengatakan selalu menekankan pada kadernya di Demokrat untuk jangan berorientasi mencari jabatan tapi ke pengabdian.

"Yang paling penting saat ini bagaimna kita melaksanakan pilkada dalam suasana yang aman nyaman sistim pemilu badunsak. Mari kita lakukan kontestasi politik dengan cara yang sportif  sehingga tidak menimbulkan gejolak," ajaknya. 

Dengan adanya 4 calon yang sudah mendaftar Mulyadi juga  menghimbau masyarakat Sumbar yang masuk kategori pemilih cerdas untuk selektif memilih calon. "Demokrasi betul-betul terlaksana di Sumbar, Kita himbau ke masyarakat meniliti, mempelajari siapa yang pantas menjadi pemimpin Sumbar," tuturnya. 

"Saya sudah ikuti 3 kali konstestasi politik untuk 3 periode jadi saya tau bagaimana masyarakat Sumbar itu menilai calon  yang mereka pilih. Maka dari itu ke depan yang kita jual adalah kinerja, apa yang telah kita lakukan di Sumbar. Lalu apa yang akan kita janjikan dan apa yang akan kita perbuat," jelasnya. 

Mulyadi menambahkan pemimpin di Sumbar harus punya inovasi. Sumbar yang diandalkan adalah pariwisata, di situasi covid susah melakukan itu karena pembatasan.

Pada awalnya Mulyadi akan berfokus pada sektor pariwisata, namun karena situasi Covid tidak bisa sekarang. "Maka dari itu utama kita melaukan kreasi membangkitkan perekonomian. Bagaima penghasilan masyarakat yang terbatas menjadi perhatian pemerintah," terangnya. 

Salah satu program Mulyadi ialah 1 juta per keluarga per bulan disesuaikan APBD di Sumbar namun selektif tidak semua keluarga yang akan mendapatkannya. 

Kemudian ketersediaan bahan pokok masyarakat mampu mendapatkannya. Jika penghasilan menurun, daya menurun pemerintah harus mencari solusi. 

(ila)

Berita Terkait

Baca Juga