Bakal Calon Bupati Limapuluh Kota Positif Covid-19, KPU Tutup Kantor

Bakal Calon Bupati Limapuluh Kota Positif Covid19 KPU Tutup Kantor Ilustrasi - pixabay

Covesia.com - Salah seorang bakal calon bupati Limapuluh Kota, MR dinyatakan positif Covid-19, Senin (7/9/2020). Hasil ini diketahui setelah tim Labfor Kedokteran Unand mendapat sampel rekomendasi dari KPU Kabupaten Limapuluh Kota. 

Informasi ini datang dari jubir Gugus Tugas Covid-19 Sumbar, Jasman Rizal. Dari 51 orang yang dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19, ada dua calon kepala daerah yang positif Covid-19 diantaranya TF, bakal calon bupati kabupaten agam dan MR, bakal calon bupati Limapuluh Kota.

"Iya terkonfirmasi positif. Tapi terkait datanya, lebih baik ke KPU saja," kata Kadis Kesehatan Limapuluh Kota, Tien Septino ketika dikonfirmasi.

Tien menyebutkan dirinya tidak terlalu mengetahui di mana MR melakukan swab. Namun, dalam tracking hingga saat ini sudah ada 10 orang yang melakuka swab. Itu terdiri dari keluarga dan beberapa orang yang melakukan kontak dengan MR.

"Kami langsung tracking. Sampai sekarang sudah ada 10 orang yang dites swab hasil tracking MR," katanya.

MR sendiri ketika dihubungi belum bisa menyampaikan banyak hal. Hanya saja dirinya akan mematuhi prosedur yang harus dijalankan apabila positif terkonfirmasi Covid-19.

"Yang jelas dengan adanya hasil ini, saya akan menjalani prosedurnya," kata MR. 

Namun, MR mengaku sampai saat ini dirinya belum mendapatkan hasil terkonfirmasi covid-19 ini dari labfor kedokteran Unand. Bahkan SWAB dirinya tanggal 31 Agustus 2020 di RS Gatot Subroto Jakarta dinyatakan negatif. 

Bahkan surat tersebutlah dijadikan dasar bagi MR untuk mendaftar ke KPU sebagai calon Bupati tanggal 5 September 2020 kemarin.

Sementara itu ketua KPU Limapuluh Kota, Masnijon menyebutkan seluruh komisioner KPU Limapuluh Kota melakukan kontak langsung dengan MR saat mendaftar. 

Apalagi, MR datang diantar oleh ratusan simpatisan. Dipastikan ada puluhan orang pegawai dan staff KPU Limapuluh Kota yang kontak dengan MR dan relawannya.

Untuk itu, KPU Limapuluh Kota untuk sementara menutup kantornya. Agar seluruh komisioner dan staff bisa untuk SWAB Test dan isolasi beberapa waktu. 

"Kantor kami tutup sementara waktu. Karena MR datang dengan ratusan orang. Sekarang kami test swab dulu dan isolasi agar KPU tidak menjadi cluster yang baru di Limapuluh Kota," ucapnya. 

(agg/rdk)

Berita Terkait

Baca Juga