Gubernur Sumbar : 11 September Mulai Diberlakukan Sanksi Bagi yang Tidak Pakai Masker

Gubernur Sumbar  11 September Mulai Diberlakukan Sanksi Bagi yang Tidak Pakai Masker Dok.Humas Pemprov Sumbar

Covesia.com - Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno memulai pemberlakuan sanksi dan denda kepada masyarakat yang tidak memakai masker keluar rumah. Pemberlakuan aturan ini akan dimulai tanggal 11 September 2020 mendatang.

"Kami tengah merancang teknis dan prosedur untuk hal ini. Kemungkinan tanggal 11 September 2020 sudah bisa dimulai," sebut Irwan Prayitno kepada wartawan, Kamis (3/9/2020).

Disebutkannya, sanksi dan denda ini untuk meminimalisir penyebaran wabah covid-19. Seluruh instansi penegak hukum dan Perda akan digerakkan untuk mensukseskan aturan ini.

"Selain Satpol PP, nanti akan dilibatkan TNI dan Polri untuk hal ini. Mereka yang membandel dan mengabaikan protokol kesehatan, bisa ditangkap dan dikenakan sanksi berupa denda atau lainnya," katanya.

Teknis aturan ini akan dilakukan secara bertahap. Untuk tanggal 11 September 2020 nanti, hanya difokuskan kepada masyarakat yang tidak menggunakan masker. Namun, untuk kelanjutan bisa bertambah seperti menjaga jarak, berboncengan di kendaraan dan lain-lain.

"Untuk sekarang fokus ke Masker dulu. Yang lain nanti nyusul," ucapnya.

Dalam perancangan aturan ini, Irwan Prayitno duduk bersama dengan Wakil Gubernur Nasrul Abit, Wakil Ketua DPRD Suerpen, Kapolda, Danrem, ketua Bawaslu, Asisten Administrasi, OPD dilingkup pemprov Sumbar. 

Lebih lanjut gubernur menyampaikan keberadaan peraturan daerah (Perda) lebih kepada penerapan disiplin protokol kesehatan kepada masyarakat. Dan dari semua sisi pemerintahan semua bentuk aturan pelayanan, sistem testing, tracing, isolasi dan treatmen kesiapan rumah sakit merawat dan mengobati pasien. 

"Kita menyakini soal sosialisasi protokol kesehatan semua masyarakat sudah tahu namun karena prilaku dan kelihatan membandel tidak mau pakai masker dan protokol kesehatan sebagai antisipasi penyebaran covid 19," tegas Irwan Prayitno. 

Gubernur juga berharap dukungan kepada Polda Sumbar, TNI dan Satpol PP dalam menjalankan disiplin protokol kesehatan bagi masyarakat sesuai aturan perda dan aturan lainnya.

"Kita berharap masyarakat taat dan tertib laksanakan protokol kesehatan dalam antisipasi dan memutus mata rantai penyebaran covid 19 di Sumbar. Bagi masyarakat yang membandel atau membangkang mesti ditertibkan agar dianya selamat dan orang lain juga selamat dari covid 19," seru Irwan Prayitno.
(Agg)


Berita Terkait

Baca Juga