Masyarakat yang Tak Patuh Protokol Kesehatan di Sumbar Akan Dikenakan Sanksi Denda dan Penjara

Masyarakat yang Tak Patuh Protokol Kesehatan di Sumbar Akan Dikenakan Sanksi Denda dan Penjara Foto: Laila Marni/covesia.com

Covesia.com - Update pertambahan covid-19 10 hari terakhir sangat tinggi, bahkan mendekati 100. Hari ini misalnya, terkonfirmasi 87 kasus baru. Hal tersebut tentunya dikarenakan penyebaran virus yang cepat dan abainya masyarakat. 

Selama ini bagi masyarakat yang tidak mematuhi protokol kesehatan hanya dikenai peringatan dan sanksi sosial, namun hal itu mulai 11 September tidak dapat berlaku lagi. Mereka yang melanggar akan mendapatkan denda dan sanksi kurungan penjara. 

"Kita sudah ada pergub, perwako, dan perpres sanksi sosial dan lisan sudah disampaikan, ternyata tidak efektif untuk masyarakat, jadi kami bersama Anggota Dewan DPRD akan mensahkan perda yang sudah dirancang agar masyarakat lebih disiplin," ujar Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno, Selasa (1/9/2020).

Bersama DPRD akan kita sahkan perda ini. Ada sanksi yang bersifat denda dan kurungan. Untuk pembiasaan masyarakat dengan kebiasaan baru.

"Kita disiplinkan dengan perda hingga masyarakat lebih disiplin,"tutupnya. 

(lia/adi)

Berita Terkait

Baca Juga