Bupati Sijunjung Dijadwalkan jadi Saksi Dugaan Korupsi Anggaran Rumah Dinas

Bupati Sijunjung Dijadwalkan jadi Saksi Dugaan Korupsi Anggaran Rumah Dinas Yuswir Arifin

Covesia.com - Polres Sijunjung menjadwalkan pemanggilan untuk kedua kalinya kepada Bupati Sijunjung, Yuswir Arifin, Kamis (27/8/2020) besok. Pemanggilan ini untuk meminta keterangan sebagai saksi atas kasus korupsi anggaran rumah dinas pimpinan DPRD Setempat. 

Pemanggilan Yuswir sebagai saksi berdasarkan keterangan dua tersangka kasus ini. Mereka berdua adalah mantan Wakil Ketua DPRD Sijunjung berinisial WB dan NJ yang kini telah ditahan Kapolres Sijunjung. 

"Dijadwalkan pemanggilan untuk kedua kalinya. Sebelumnya sudah pernah dipanggil. (Tapi) tidak hadir, mungkin dia sibuk, atau ada keperluan lain. Statusnya saksi," kata Kapolres Sijunjung, AKBP Andry Kurniawan, Rabu (26/8/2020). 

Andry belum bisa memastikan apakah ada tambahan tersangka baru dalam kasus tersebut. Penyidikan dalam kasus ini terus diproses dan berkas masih tahap satu di kepolisian. 

Korupsi yang dilakukan dua mantan pimpinan DPRD Sijunjung ini adalah anggaran tahun 2018-2019. Diketahui, saat itu para tersangka mencairkan anggaran untuk rumah dinas. 

"Tapi rumah dinas itu tidak ada. Anggaran tetap dicairkan. Tersangka ini keduanya mantan wakil ketua DPRD. Satu di antaranya masih aktif lagi sebagai anggota," ujarnya. 

Adapun tersangka yang masih aktif sebagai anggota dewan adalah Wb.

 Kasat Reskrim Polres Sijunjung, AKP Fetrizal menyebutkan, tersangka Wb berasal dari Partai Demokrat, sementara NJ dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP). 

"Dari tindakan kedua tersangka, kerugian negara ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. Keduanya telah ditahan sejak 7 Agustus 2020," jelasnya.

(Agg)

Berita Terkait

Baca Juga