Dua Pasien Covid-19 di Pasbar Mohon Doa Kesembuhan

Dua Pasien Covid19 di Pasbar Mohon Doa Kesembuhan Ilustrasi - pixabay

Covesia.com - Dua orang pasien positif Corona Virus Disease (COVID-19) di Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat yang berinisial SP (30) dan istrinya CBR (25) memohon doa masyarakat untuk kesembuhannya dari virus tersebut.

"Saya mohon doa dan dukungan seluruh masyarakat agar kami cepat sembuh kembali dan sabar menghadapi cobaan ini," ungkap SP (30) melalui telepon selulernya di Simpang Empat, Sabtu (8/8/2020).

Dia juga mengatakan meminta maaf kepada masyarakat hingga membuat risau di lingkungan daerah itu sejak ditetapkan oleh medis bahwa terinfeksi Covid-19.

"Kami meminta maaf jika musibah yang menimpa kami ini membuat masyarakat Pasbar merasa sangat risau akan kondisi ini. Kami minta jangan ada salah faham dan ini murni musibah yang mesti kami jalani," tambahnya.

Dia mengaku tidak menyangka akan mendapat cobaan itu. Apalagi istrinya sedang mengandung anak pertama dan kebetulan ia mendampingi istrinya pulang kampung ke Lhokseumawe Aceh saat Idul Adha 1441 hijriah beberapa waktu lalu.

"Ini adalah cobaan dan mudah-mudahan kami cepat sehat kembali dan kuat menjalani cobaan ini," katanya.

Ia bersama istrinya siap menjalani isolasi dan pengobatan sesuai protokol kesehatan yang disarankan pemerintah.

Ia bersama istrinya baru melakukan perjalanan dari Lhokseumawe Aceh menuju Medan Sumatera Utara menggunakan bus pada 2 Agustus 2020. Kemudian dari Medan ke Kota Padang menggunakan pesawat.

Sesampai di Pasaman Barat, ia bersama istrinya melakukan tes swab pada Kamis (6/8/2020). Ia sempat masuk kantor bekerja di sekretariat Kantor Bupati Pasaman Barat dan istrinya masuk kerja di Bappeda Pasaman Barat.

Setelah hasil tes swab keluar pada Jumat (7/8/2020) siang maka diketahui ia bersama istrinya positif Covid-19.

"Hingga Sabtu pagi ini saya bersama istri menjalani isolasi mandiri di rumahnya Simpang Empat dan siap mengikuti anjuran tim gugus tugas penanganan percepatan Covid-19," katanya.

Ia juga meminta maaf kepada semua pihak apabila beberapa hari terakhir sempat kontak dan berinteraksi.

"Kami mohon maaf. Kami hanya bisa berdoa semoga bapak atau ibu semua dalam keadaan sehat dan tidak ada yang tertular. Sekali lagi kami memohon maaf," kata warga Sontang Kecamatan Sungai Aur itu.

Ia memohon doa semoga dirinya bersama istri dan anak yang dalam kandungan diberi kesehatan dan kesembuhan oleh Allah SWT.

(hri/rdk)

Berita Terkait

Baca Juga